Waspada
Waspada » Jalan Di Medan Lengang Dampak Corona
Medan

Jalan Di Medan Lengang Dampak Corona

SUASANA Jln Prof HM Yamin terlihat lengang, Minggu (22/3). Jalan-jalan di Medan lengang dan sepi sebagai dampak wabah corona. Waspada/lin
SUASANA Jln Prof HM Yamin terlihat lengang, Minggu (22/3). Jalan-jalan di Medan lengang dan sepi sebagai dampak wabah corona. Waspada/lin

MEDAN (Waspada): Banyak ruas jalan di Medan lengang dan sepi dampak berita-berita seputar virus corona. Banyak angkutan umum terpaksa parkir, karena tidak adanya penumpang.

Pantauan Waspada, Minggu (22/3), jalan di Medan yang tampak lengang dampak corona terlihat di jalan, seperti Padang Bulan.

Biasanya, ruas jalan di kawasan Padang Bulan terpantau macet oleh ratusan jenis kendaraan, terutama di sore hari.

Dikabarkan, sejak anak kuliah diliburkan, suasana jalan di kawasan tersebut terpantau jauh lebih lengang.

Sama halnya dengan jalan-jalan perkotaan yang jauh lebih lengang —  tidak seperti biasanya.

Begitu pula di Jalan Prof HM M Yamin — atau disebut Jalan Serdang — yang biasanya selalu macet, kini mulai lengang.

Menurut pengakuan supir grab Supeno, sejak virus wabah corona merebak, terlebih lagi berbagai instansi yang dirumahkan dengan mengerjakan tugasnya di rumah, anak sekolah dan perguruan tinggi diliburkan.

Sehingga, banyak ruas jalan baik perkotaan maupun jalan umum lainnya jauh lebih lengang.

Selain itu kata Supeno, pendapatan mereka pun jauh berkurang dibanding dengan sebelum maraknya himbauan dan pemberitaan di berbagai media tentang virus corona ini.

“Tapi kami harus tetap bekerja meski penghasilan yang didapat tidak seperti biasa, ” tambahnya.

Sama halnya dengan Rini, yang berjualan baju di pusat pasar Petisah.

Dia mengaku, kadang satu harian tidak ada penjualannya yang laku.
“Bila begini situasinya dalam sebulan saja, sudah pasti tidak ada pendapatan, karena tidak laku dan orang yang belanja pun sangat sepi, ” akunya.

Sementara mereka yang berjualan di pasar tradisionil ramai membicarakan adanya pemberitaan di media agar yang berjualan untuk memakai masker dan sarung tangan guna mengantisipasi merebaknya Covid 19 tersebut. (clin)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2