Waspada
Waspada » IPK Labuhandeli Berbagi Sembako Kepada Kader Dan Kaum Dhuafa 
Medan

IPK Labuhandeli Berbagi Sembako Kepada Kader Dan Kaum Dhuafa 

KETUA PAC IPK Labuhandeli Heri Lasdi SH memberikan paket sembako kepada kaum dhuafa dan kader-kader IPK yang terdampak Covid-19 di Jl. Veteran Pasar VI Labuhandeli, Rabu (20/5). Waspada/Andi Aria Tirtayasa
KETUA PAC IPK Labuhandeli Heri Lasdi SH memberikan paket sembako kepada kaum dhuafa dan kader-kader IPK yang terdampak Covid-19 di Jl. Veteran Pasar VI Labuhandeli, Rabu (20/5). Waspada/Andi Aria Tirtayasa

LABUHANDELI (Waspada): Untuk membantu warga dan para kader yang terdampak virus corona (Covid-19), Ketua Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kecamatan Labuhandeli Heri Lasdi SH memberikan bantuan sembako kepada para kader IPK dan sejumlah kaum dhuafa di Jl. Veteran Pasar VI Labuhandeli, Rabu (20/5).

“Pemberian paket sembako merupakan karya nyata IPK yang peduli dengan kondisi yang dialami oleh warga khususnya kaum dhuafa dan kader-kader IPK yang mengalami dampak Covid-19,” ujar Ketua PAC IPK Labuhandeli Heri Lasdi SH kepada Waspada, Rabu (20/5) di Kec. Labuhandeli.

Heri Lasdi menambahkan, aksi peduli sosial tersebut sebagai realisasi dari instruksi Ketua DPD IPK Kab. Deliserdang Edison Nababan kepada seluruh jajaran pengurus PAC IPK agar senantiasa peduli dengan situasi di wilayahnya terutama terhadap masyarakat yang terkena dampak Covid-19 sehingga kader IPK harus berbuat karya nyata di tengah-tengah masyarakat.

“Pemberian sembako ini merupakan yang kesekian kalinya dilaksanakan selama terjadinya pandemi Covid-19 dan semoga bermanfaat bagi yang menerima. Untuk kali ini ada 150 paket sembako yang diberikan kepada kader-kader IPK dan kaum dhuafa,” jelas Heri Lasdi seraya menambahkan sebelumnya PAC IPK Labuhandeli telah membagikan ratusan masker gratis kepada warga masyarakat di Kec. Labuhandeli.

Terkait masih merebaknya pandemi Covid-19, Heri Lasdi mengajak seluruh kader IPK dan warga masyarakat mematuhi imbauan dari pemerintah agar tidak keluar rumah bila tidak mendesak, menjaga jarak (sosial distancing), rajin cuci tangan dan mencegah terjadinya kerumunan massa demi memutus mata rantai penyebaran virus yang mematikan tersebut. (m27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2