Waspada
Waspada » Imamikom Fisip USU Bantu Warga Terdampak Covid-19
Medan

Imamikom Fisip USU Bantu Warga Terdampak Covid-19

IKATAN Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Imamikom Fisip USU saat akan membagikan paket sembako kepada warga terdampak Covid-19. Waspada/Ist
IKATAN Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Imamikom Fisip USU saat akan membagikan paket sembako kepada warga terdampak Covid-19. Waspada/Ist

MEDAN(Waspada): Ikatan Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi atau Imamikom Fisip USU menggelar kegiatan sosial, dengan bantu warga terdampak Covid-19.

Imamikom Fisip USU bantu warga terdampak Covid-19 berupa sembako dan uang tunai.

“Ya, kami membagikan bantuan kepada masyarakat yang ekonominya terdampak pandemi Covid-19, ” kata pengurus, Lisa Hayati dan Rido Pandapotan.

Hadir bersama mereka, Ketua Imamikom USU, Hari Raden, Senin (25/5).

Kata dia, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan rasa empati mahasiswa MIKOM terhadap warga dan saudara-saudara kita yang terdampak.

Baik penderita kanker, pedagang kecil, orang tua jompo, buru cuci dan sopir angkot, penarik becak, mahasiswa kurang mampu, ustad dan tokoh agama.

Sebelum bantuan diberikan, mahasiswa lebih dulu melakukan observasi dengan harapan, bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.

Sehingga, bermanfaat bagi warga yang menerimanya.

Hari Raden menambahkan, gerakan sosial mahasiswa berbagi dengan warga kurang mampu ini diapresiasi sejumlah warga dan tak sedikit yang merasa terharu.

Di antaranya Ira (70 thn) warga Pulo Brayan dan Sumiati (53) penderita kanker warga Tanjung Anom, Deliserdang.

Bahkan, gerakan ini juga mendapat dukungan dan motivasi Ketua Mikom Fisip USU Prof Lusiana A Lubis dan Sekretaris Prodi Syafruddin Pohan serta pengurus Imamikom.

“Dalam penyaluran bantuan kita menerapkan protokol kesehatan covid-19, dengan melakukan jarak, mengenakan masker dan hand sanitizer,” ujarnya.

Gerakan sosial ini menjadikan mahasiswa untuk lebih peka terhadap lingkungan sosial di sekitar kita.

Hal lain disampaikannya, aksi sosial ini sangat berguna untuk mendapatkan atmosfir kala akan membuat penelitian tesis mereka.

Selain mahasiswa Mikom Fisip USU, aksi peduli ini juga melibatkan berbagai pihak.

Di antaranya, Mikom kelas campuran (blended) penerima bantuan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI dan kelas paralel yang belajar sore yang bersifat mandiri. (m22)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2