Waspada
Waspada » Hendra DS Imbau Warga Proaktif Data Ulang Penerima Bantuan
Medan

Hendra DS Imbau Warga Proaktif Data Ulang Penerima Bantuan

ANGGOTA DPRD Medan, Hendra DS saat menggelar sosialisasi ke IV Tahun 2021 Perda Kota Medan No 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan di Jl Air Bersih, Kelurahan Sudirejo I Kecamatan Medan Kota, Minggu (14/4). Hendra DS imbau warga proaktif pendataan baru penerima bantuan. Waspada/Yuni Naibaho
ANGGOTA DPRD Medan, Hendra DS saat menggelar sosialisasi ke IV Tahun 2021 Perda Kota Medan No 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan di Jl Air Bersih, Kelurahan Sudirejo I Kecamatan Medan Kota, Minggu (14/4). Hendra DS imbau warga proaktif pendataan baru penerima bantuan. Waspada/Yuni Naibaho

MEDAN (Waspada): Anggota DPRD Medan Hendra DS mengimbau kepada seluruh warga kurang mampu Kota Medan untuk proaktif dalam data ulang penerima bantuan sosial dari pemerintah. Pasalnya, pada April 2021 ini sedang berlangsung pencacahan untuk data baru tersebut.

Hal ini dikatakan Hendra DS saat menggelar sosialisasi ke IV Tahun 2021 Perda Kota Medan No 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan di Jl Air Bersih, Kelurahan Sudirejo I Kecamatan Medan Kota, Minggu (14/4).

Menurutnya, saat ini sedang dilakukan pemutakhiran dan penginputan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), guna memastikan bantuan tepat sasaran.

Disampaikan Hendra, terkait verifikasi ulang bagi data warga miskin, maka sangat diharapkan data lama perlu diverifikasi dan dimungkinkan penambahan data baru. Artinya, siapa yang pantas masuk DTKS harus benar-benar tepat sasaran.

“Selama ini mungkin ada warga kaya menerima bantuan, sementara yang benar-benar miskin tidak dapat bantuan. Maka itu yang perlu diverifikasi agar tepat sasaran,” sebut Hendra.

Terkait pendataan ulang DTKS, Hendra DS,  yang juga Ketua DPC Partai Hanura Kota Medan itu, mengingatkan seluruh Kepala Lingkungan (Kepling) agar benar benar melakukan pendataan agar hasilnya dapat sempurna.

“Warga juga harus proaktif. Jangan hanya menyalahkan Kepling karena bukan dia yang bisa mengambil keputusan. Data itu dari Dinas Sosial bersama aparat kelurahan yang melakukan pendataan ke rumah warga,” ungkapnya.

Begitu juga kepada tim verifikasi dan validasi DTKS, Hendra DS mendorong agar tim bekerja maksimal. Melakukan  pendataan secara menyeluruh sehingga tidak ada warga yang terabaikan atau tertinggal.

Ditambahkan Hendra, adapun alasan untuk memilih sosialisasi Perda No 5/2015 agar seluruh penerima bantuan d8 Kota Medan tepat sasaran. Sekaligus menekan angka kemiskinan di kota Medan. Karena masih banyak warga belum mengetahui hak dan kewajiban terkait bantuan sosial.

Jamin Perlindungan Warga

Sebagaimana diketahui, dalam Perda No 5/2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan terdiri XII BAB dan 29 Pasal. Seperti pada BAB II Pasal 2 disebutkan tujuan Perda itu adalah menjamin perlindungan warga miskin secara bertahap. Mempercepat penurunan jumlah warga miskin.

Sedangkan pada BAB IV Pasal 9 yakni setiap warga miskin mempunyai hak atas kebutuhan pangan, pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, modal usaha, perumahan, air bersih dan sanitasi yang baik, mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, rasa aman dari ancaman tindak kelerasan dan berpatisipasi dalam kehidupan sosial serta politik.

Pada Pasal 10 dikuatkan untuk pemenuhan hak sebagaimana Pasal 9 dibiayai dan bersumber dari APBD. Untuk merealisasikan pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan, Pemko wajib menyisihkan minimal 10 persen dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam percepatan penuntasan kemiskinan, Pemko dapat menggalang partisipasi masyarakat dunia usaha, lembaga pemerintah dan kemasyarakatan.

Sedangkan pada BAB V Pasal 11 disebutkan agar warga miskin wajib mengusahakan peningkatan taraf kesejahteraannya serta menaati dan berperan aktif terhadap segala upaya penanggulangan kemiskinan. Warga miskin juga berkewajiban mentaati norma, estetika dan peraturan perundang undangan yang berlaku.

Hadir saat sosialisasi, Lurah Sidorejo I Kasrin, mewakili Camat Medan Kota Nayaruddin,  mewakili Dinas Sosial Kota Medan Dedy Irwananto Pardede, mewakili Dinkes Puskesmas Medan Kota, mewakili BPJS Kesehatan Kota Medan Pradima. Juga hadir, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan ratusan masyarakat. (h01)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2