Waspada
Waspada » Hendra DS Harap Perwal Pengelolaan Sampah Segera Terbit 
Medan

Hendra DS Harap Perwal Pengelolaan Sampah Segera Terbit 

Anggota DPRD Kota Medan, Hendra DS saat Sosialisasi Perda No 6 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Sampah di Jl Sumber Amal Lingkungan 10 Kelurahan Harjosari II Kecamatan Medan Amplas, Sabtu (8/5). Waspada/Yuni Naibaho
Anggota DPRD Kota Medan, Hendra DS saat Sosialisasi Perda No 6 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Sampah di Jl Sumber Amal Lingkungan 10 Kelurahan Harjosari II Kecamatan Medan Amplas, Sabtu (8/5). Waspada/Yuni Naibaho

MEDAN (Waspada): Anggota DPRD Kota Medan, Hendra DS, berharap Wali Kota Medan segera menertibkan Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait Peraturan Daerah (Perda) No 6 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Sampah Kota Medan, agar Kota Medan menjadi kota yang bersih dan berkesempatan mendapatkan penghargaan Adipura dari pemerintah Indonesia.

“Perwal ini penting, karena di dalamnya akan mengatur sanksi tegas terhadap pihak yang melanggar aturan. Apalagi banyak permasalahan sampah di Kota Medan, dari tempat pembuangan sampah sementara di kelurahan yang belum tersedia, sampai kebiasaan masyarakat membuang sampah ke sungai,” ujarnya.

Dia mengatakan hal itu dalam Sosialisasi Perda (Sosper) No 6 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Sampah di Jl Sumber Amal Lingkungan 10 Kelurahan Harjosari II Kecamatan Medan Amplas, Sabtu (8/5).

Dikatakan Ketua DPD Partai Hanura Kota Medan ini, dengan adanya Perwal terhadap peraturan ini nantinya akan ada sanksi hukum.

Yakni bagi perorangan membuang sampah sembarangan dikenai hukuman 3 bulan dan denda Rp 10 juta. Sementara untuk badan usaha, didenda Rp 50 juta dan tahanan 6 bulan.

“Jadi ikuti lah aturan-aturan yang ada sehingga Kota Medan ini menjadi bersih, dapat penghargaan Adipura dan rakyatnya sejahtera,” ucapnya.

Kordinasi

Dipaparkan Anggota Komisi IV ini, Pemko memang memiliki kewajiban menyediakan sarana dan prasarana tempat sampah.

Meski sampai saat ini Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang dimiliki Kota Medan belum refresentatif baik dari luas lahan.

“Pemko sudah lakukan koordinasi dengan Pemkab Deli Serdang untuk membeli tanah dijadikan TPA. Semoga ini segera terlaksana agar permasalahan sampah di Kota Medan dapat diatasi,” harap Hendra DS.

Apalagi, lanjutnya penanganan sampah sudah dilimpahkan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Pemko Medan ke Kecamatan, Lurah dan Kepala Lingkungan.

Pengalihan wewenang tanggungjawab untuk kolaborasi semua pihak akan menjamin kebersihan serta perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Wajib Retribusi Sampah (WRS) dapat maksimal.

“Pelimpahan tanggungjawab masalah sampah kepada Camat, Lurah dan Kepling sangat bagus. Kolaborasi semua pihak tangani sampah menuju Medan bersih akan cepat terwujud. Jadi seluruh camat, lurah, dan kepala lingkungan bertanggung-jawab terhadap kebersihan di wilayah masing-masing,” imbuhnya.

Pengalihan sampah ini, maka petugas kebersihan yang selama ini berada di bawah Dinas Kebersihan dan Pertamanan juga dilimpahkan kepada kecamatan. Sedangkan Dinas Kebersihan dan Pertamanan, bisa lebih fokus untuk mengurusi Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Dalam kesempatan itu, Camat Kecamatan Medan Amplas, Edy Matondang, mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungannya dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Selain itu tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) pencegahan penyebaran covid 19 dengan tetap memakai masker, sering mencuci tangan dan menghindari kerumunan. (h01)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2