Harun Mustafa Kagumi Harian Waspada Sejak Kecil

Harun Mustafa Kagumi Harian Waspada Sejak Kecil

  • Bagikan
HARUN Mustafa Nasution (kiri) bersilturahmi dengan Pemimpin Redaksi Harian Waspada Prabudi Said (dua kanan). Waspada/Partono Budy
HARUN Mustafa Nasution (kiri) bersilturahmi dengan Pemimpin Redaksi Harian Waspada Prabudi Said (dua kanan). Waspada/Partono Budy

MEDAN (Waspada): Harun Mustafa Nasution mengagumi dan jadi pembaca setia harian Waspada sejak kecil bersama saudara-saudara dan orangtuanya di Mandailing Natal (Madina), Sumut. Hingga kini, koran yang lahir sejak era kemerdekaan ini banyak memberi motivasi dan semangat membangun di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumut itu ketika bersilaturahmi dengan Pemimpin Redaksi (Pemred) Prabudi Said di Medan, Selasa (14/9).

Anggota dewan dari Fraksi Gerindra ini menyebutkan, dirinya sejak kecil sudah berlangganan Waspada, dan hingga kini harian itu tetap dibacanya.

“Saya baca di Medan dan juga Madina, terutama di Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru,” ujar anggota dewan Dapil VII yang meliputi Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) itu.

Harian Waspada, lanjut Harun menjadi sumber ilmu bagi santri di Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru yang didirikan kakeknya, Syeikh Musthafa Husein Al-Mandili.

“Para santri termotivasi untuk belajar dan menimba ilmu dan jadi modal bagi mereka setamatnya dari pondok pesantren tersebut,” katanya.

Menurut Harun, banyak santri yang berhasil menduduki berbagai jabatan penting di dalam dan luar negeri. “Juga ada yang sukses melanjutkan ilmu agama mereka di luar negeri, termasuk di Madinah,” kata Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut ini.

Pondok pesantrennya dengan jumlah belasan ribu santri ini juga menjadi tempat menimba ilmu agama cukup dikenal di Tapsel dan memberikan kemudahan termasuk pembebasan uang pendidikan.

Dengan usia lebih dari 74, Harun berharap Harian Waspada terus memotivasi masyarakat termasuk anak sekolah agar mereka makin optimis meraih cita-cita.

Pemred Prabudi Said mengapresiasi Harun Mustafa dan keluarga besarnya yang sejak lama membaca bahkan ikut jadi bagian koran ini untuk mencerdaskan para santri di Madina.

“Kita juga berharap kepada Pak Harun yang juga wakil rakyat itu terus membangun kampung halamannya, dan jadi teladan bagi para santrinya dan masyarakat Tabagsel,” ujar Prabudi.

Keduanya saling bertukar informasi dan membicarakan berbagai hal terkait pembangunan di Sumut. (cpb)

  • Bagikan