Hari Farmasi Sedunia, PD PAFI Sumut Fokus Pada Peningkatan Kualitas TTK Dan ATK

Hari Farmasi Sedunia, PD PAFI Sumut Fokus Pada Peningkatan Kualitas TTK Dan ATK

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Setiap tanggal 25 September telah diperingati sebagai Hari Farmasi Sedunia atau World Pharmacist Day. Di Sumatera Utara (Sumut) Organisasi Kesehatan Pengurus Daerah Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Sumut (PAFI Sumut) menggelar sejumlah kegiatan.

Salah satunya Seminar, Pelatihan, dan workshop yang diikuti oleh Tenaga Teknis Kefarmasian di Sumut. Hal yang sama juga peningkatan kompetensi Asisten Tenaga Kefarmasian yang lulusan SMK Farmasi.

                                             

Ketua PD PAFI Sumut Dr. Muhammad Taufik, S.Si. M.Si. mengatakan, workshop yang diikuti oleh lulusan perpanjangan sertifikat kompetensi ini merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas anggotanya yakni Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) dan Asisten Tenaga Kefarmasian (ATK).

Dr. Taufik juga mengatakan pihaknya menargetkan dengan giat workshop ini anggotanya semakin faham akan tugas, hak, kewajiban dan wewenangnya.

“Target dari workshop ini agar TTK kita semakin faham tugasnya dilapangan, dia tahu hak dan kewajibannya dan tahu wewenangnya termasuk sebagai penanggung jawab toko obat berizin, Alkes, Usaha Mikro Obat Tradisional, dan Ukot tipe 2,” ucapnya pada Sabtu (25/9).

Selain itu katanya karena saat ini masih di masa pandemi PAFI Sumut terus menggiatkan vaksinasi terhadap anggota.

Ini juga sebagai bentuk peran serta mencapai herd immunity agar anggota memperoleh kekebalan dari berbagai penyakit atau virus yang tengah mewabah.

Dan hal penting lainnya pihaknya juga meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. Untuk itu pihaknya tengah fokus juga melakukan digitalisasi toko-toko obat dalam hal memantau stok obat.

Digitalisasi ini juga memudahkan masyarakat mengakses kebutuhan obat-obat bebas atau obat tanpa resep dokter di Pandemi dengan jasa pesan antar.

Dalam kesempatan itu, Taufik juga membeberkan beberapa hari lalu PC PAFI Toba melakukan rapat kerja cabang yang juga bekerja sama dengan PD PAFI Sumut dibuka oleh Ketua Umum PP PAFI Pusat, apt Maryani Hadi.,S.Farm.,MKM.

Di sanapun disebutkan Maryani yakni menghimbau seluruh Cabang PAFI konsen peningkatan kualitas TKK dan ATK.

“Kemudian akan ada rekognisi pembelajaran lampau atau peningkatan kompetensi melalui RPL ini. Akan ada juga pengurusan STR secara online tapi nanti di informasikan selanjutnya,” ucapnya.

Dipenghujung secara umum di peringatan Hari Farmasi Dunia itu ia berharap KKT dan ATK dan keluarganya sejarahtera. Sebab selama pandemi banyak penjualan ibat-obatan merosot terutama di toko obat.

“Mudah-mudahan di kondisi ini kita TTK dan ATK bangkit kembali mengutamakan kualitas. Kalau kualitas kita bagus pasti usaha kita toko obat berizin disenangi oleh masyarakat. Tentu ini bisa meningkatkan kesejahteraan TTK dan ATK,’ tandasnya. .

Sementara itu PAFI itu memiliki misi turut bersama memerangi obat ilegal, mencegah terjadinya penyalahgunaan obat dan penggunaan obat yang salah dengan menggalang kerjasama, koordinasi dan kooperasi bersama Organisiasi Profesi Kesehatan lain.

Ini dimaksudkan agar diperoleh derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, melalui Standar Profesi, Standar Praktik, Standar Prosedur Operasional yang berlaku serta menjunjung tinggi moral dan kode etik.(cbud)


  • Bagikan