Waspada
Waspada » Gubsu Minta Umat Islam Tingkatkan Prokes
Medan

Gubsu Minta Umat Islam Tingkatkan Prokes

GUBSU Edy Rahmayadi, didampingi oleh Kadis Kominfo Irman Oemar. Gubsu meminta umat Islam meningkatkan protokol kesehatan (Prokes) dalam melakukan ibadah selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Waspada/Ist
GUBSU Edy Rahmayadi, didampingi oleh Kadis Kominfo Irman Oemar. Gubsu meminta umat Islam meningkatkan protokol kesehatan (Prokes) dalam melakukan ibadah selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi, meminta umat Islam meningkatkan protokol kesehatan (Prokes) dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Hal itu dilakukan untuk menekan tingkat penyebaran Covid-19 di Provinsi Sumut.

Pernyataan itu merupakan salah satu point yang tertera di dalam Surat Edarah (SE) Gubsu, selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sumut, tentang Pembatasan Kegiatan Selama Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri tahun 1442 H/2021. SE No. 1009/SPT-COVID-19/IV/2021 tersebut diterbitkan tanggal 9 April 2021.

Kepada wartawan di Posko Satgas Covid-19 Sumut, di Kantor Gubsu, Minggu (11/4), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Sumut Irman Oemar mengatakan, ada beberapa poin yang disampaikan Gubsu dalam SE tersebut.

Selain meningkatkan Prokes, kepada Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) juga diminta untuk memperketat mobilitas kendaraan umum dan pribadi di pintu masuk dan pintu keluar antar-provinsi/kabupaten/kota.

‘’Hal itu sesuai dengan SE Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13/2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri Tahun 1442 H, dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadan,” ujarnya.

Juga, kata Irman, Bupati dan Wali Kota diminta agar melaksanakan pengetatan dalam memberikan persyaratan bagi masyarakat untuk keluar kota pada bulan suci Ramadan dan libur Hari Raya Idul Fitri.

Surat Izin Perjalanan

Kepada seluruh ASN, TNI, POLRI, BUMN/BUMD yang akan melakukan perjalanan ke luar kota selama bulan Ramadan dan libur Hari Raya Idul Fitri juga wajib melampirkan print out surat izin perjalanan tertulis dari pejabat setingkat Eselon II, dengan tanda tangan basah/elektronik pimpinan.

Kemudian, bagi pegawai swasta yang akan melakukan perjalanan keluar kota selama bulan Ramadan dan libur Hari Raya Idul Fitri, harus memiliki surat izin perjalanan tertulis dari pimpinan/atasan tertinggi.

Kepada unsur Forkopimda Provinsi/Kabupaten/Kota, kata Irman, juga diminta agar meningkatkan optimalisasi fungsi Posko Covid-19 sesuai wilayah kerja masing-masing.

Selain itu, bagi BUMN/BUMD dan Organisasi Pengelola Angkutan, dalam melaksanakan operasional agar meningkatan fasilitas Prokes, serta meningkatkan pengawasan terhadap pelaku perjalanan internasional maupun domestik, dengan berpedoman kepada Surat Edaran Satgas Covid- 19 No 6/2021 tentang Prokes Perjalanan Internasional dalam masa pandemi Covid-19.

SE tersebut, jelas Irman, ditujukan kepada unsur Forkopimda, Kepala Kanwil Kementerian/Lembaga, Rektor/Pimpinan Perguruan Tinggi, Pimpinan OPD Pemprovsu, Dirut/Pimpinan BUMN/BUMD/Swasta Nasional dan Asing, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) dan para Ketua DPD Partai Politik, serta Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan. (m07)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2