Waspada
Waspada » Gubsu Minta Ulama Dan Umara Jaga Keutuhan NKRI
Medan

Gubsu Minta Ulama Dan Umara Jaga Keutuhan NKRI

GUBERNUR Sumut, H Edy Rahmayadi menabuh drum tanda dimulanya pembukaan Musda MUI Sumut ke-1X di Hotel Santika Dyandar, Jumat (18/12). Gubsu minta para ulama ikut dan umara agar bersama-sama berperan jaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Waspada/Anum Saskia
GUBERNUR Sumut, H Edy Rahmayadi menabuh drum tanda dimulanya pembukaan Musda MUI Sumut ke-1X di Hotel Santika Dyandar, Jumat (18/12). Gubsu minta para ulama ikut dan umara agar bersama-sama berperan jaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Waspada/Anum Saskia

MEDAN (Waspada): Gubernur Sumut, H Edy Rahmayadi minta para ulama ikut dan umara agar bersama-sama  berperan jaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu disampaikan Gubsu dalam pidatonya usai membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut ke-IX di Hotel Santika Dyandra, Medan, Jumat (18/23).

Hadir di sana Ketua Umum MUI Sumut, Prof Dr Abdullah Syah, MA, Rektor UINSU, Prof DrSyahrin  Harahap, Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution, MSi.

Ketua Dewan Pertimbangan Prof Dr M Yasir Nasution, Anggota Dewan Pertimbangan Dr H Rahmat Shah, Pangdam I Bukit Barisan, Kapoldasu, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Sumut serta Ketua MUI Kabupaten/Kota, Ormas Islam, dan undangan lainnya.

Dalam pidatonya, Gubsu minta ulama dan umara bersama jaga keutuhan NKRI.

“Begitu kentalnya ilmu para ulama, sehingga umaro tidak bisa berbuat jika tidak ada campurtangan ulama. Maka umaro harus ditegur ulama jika salah,” katanya.

Hal lain disampaikan peran ulama sangat kental dan turut berpartisipasi terhadap pembangunan, terlebih lahirnya MUI pada tahun 1975.

Kenapa lahir? Saat itu penekanan ajaran agama dipastikan cocok dengan berkembangnya Pancasila dalam rangka ketahanan nasional.

“Ketahanan  nasional dilahirkan, diawali dengan cara pandang bangsa ini,sehingga bisa dipastikan tidak ada ulama yang bertentangan dengan Pancasila.

Kemudian, kata dia, ulama juga berpartisipasi terhadap pembangunan bangsa dan ulama sebagai pendukung umat.

“Karenanya ulama itu akan tetap  memepertahankan keharmonisan antar umat beragama dengan segala aturan pengetahuan,” katanya.

Terhadap ketua terpilih dalam Musda ini, Gubsu berharap menjadi pemimpin yang kompeten.

Kerja Sama

Sebelumnya, Ketua MUI Sumut,Prof Dr Abdullah Syah MA mengharapkan Ketua Umum yang terpilih lebih meningkatkan kinerja sesuai perkembangan zaman.

Kemudian bisa meningkatkan kerjasama dengan instansi yang selama ini sudah terjalin dengan baik, apalagi sampai sekarang tidak ada silang sengketa antara MUI Sumut dengan lembaga-lembaga  semua berjalan baik.

Diharapkan kedepan lebih meningkat kualitas umat Islam yang jumlahnya cukup besar, karenanya sangat perlu perahtian oleh MUI, terutama ulat Islam yang ada di pedalaman dan daerah pinggiran maupun perbatasan.

Perhatian terhadap kondisi keagamaan dengan menghadirkan para pendakwah di sana, diharapkan membangun ketaatan mereka.

Selain itu, Abdullah Syah juga menyampaikan capaian kerja MUI terutama membuat gebrakan baru dengan adanya Pendidikan Kader Ulama yang melahirkan para ulama muda dan sudah ditugaskan di daerah pinggiran dan perbatasan.

Sedangkan Kader Ulama Putri, kata Abdullah Syah, hingga kini belum bisa ditugaskan. “Capaian ini hendaknya dilanjutkan agar semakin banyak ulama di Sumut,”katanya.

Hal lain sampaikanya, ucapan terimakasih kepada Gubsu yang sudah memberi perhatian kepada MUISU dan berharap tetap mendorong berbagai program kerja dilaksanakan untuk kemajuan umat.

Hikmah

Ketua Dewan Pertimbangan, Prof H M Yasir Nasutio, mengajak segenap pengurus untuk mengambil hikmah dari kegiatan ini apalagi tugas pokok dari MUI mewarisi ulama.

Tugasnya memperkuat pemahaman keagamaan. Tugas ulama sangat berat, mudah-mudahan rapat ini kita dicucuri Allah hidayah dan kekuatan serta komitmen untuk tetap berjamaah, agar kita bisa menghadapi tantangan.

“Apresiasi kepada MUI Sumut yang sudah dinobatkan sebagai MUI terbaik I dari seluruh Indonesia tahun 2019.disampaikan langsung Ketua Umum MUI Pusat Prof Dr KH Ma’ruf Amin yang juga Wakil Presiden RI.

Saat yang sama juga diberikan penghargaan Award kepada lembaga dan perorangan yang dinilai banyak berbuat untuk MUI dan masyarakat serta terjalinya silaturahmi dengan MUI Sumut. Penghargaan diberikan kepada

Gubernur Sumatera Utara,Wakil Gubernur, Pangdam I BB, Kapoldasu, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Sumut. H Maslin Batubara dan H  Musa Idishah. Serta Piagam kepada MUI Kabupaten/Kota sesuai dengan capaian kerja.

Ketua panitia kegiatan, Dr H Ardiansyah menyebutkan, Musda ini memilih Ketua Umum dan Dewan Pimpinan MUISU masa khidmat 2020-2025 serta melaksanakan rapat komisi untuk menetapkan garis arah kebijakan MUI Sumut lima tahun ke depan.(m22)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2