Waspada
Waspada » Gubsu Bersama Wagub Hadiri Rakor Komisi Dakwah MUI Sumut
Medan

Gubsu Bersama Wagub Hadiri Rakor Komisi Dakwah MUI Sumut

WAGUBSU H Musa Rejechshah, Ketua Umum MUISU, Prof Dr Abdullah Syah MA, Sekretaris, Dr H Ardiansyah MA, Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI SU, Prof Dr H Syahrin Harahap, Prof Hasan Bakti  serta pengurus Komisi Dakwah MUI foto bersama. Waspada/Anum Saskia
WAGUBSU H Musa Rejechshah, Ketua Umum MUISU, Prof Dr Abdullah Syah MA, Sekretaris, Dr H Ardiansyah MA, Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI SU, Prof Dr H Syahrin Harahap, Prof Hasan Bakti  serta pengurus Komisi Dakwah MUI foto bersama. Waspada/Anum Saskia

MEDAN (Waspada): Gubsu, H Edy Rahmayadi bersama Wagub H Musa Rajekshah hadiri Rapat Kordinasi (Rakor) Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut, Kamis (3/12) di Aula MUISU Jl Sutomo Ujung.

Gubsu bersama Wagub hadiri Rakor Komisi Dakwah MUI Sumut yang membahas tentang semangat berdakwah.

Hadir Ketua Umum MUI Sumut, Prof Dr Abdullah Syah MA, Sekretaris, Dr H Ardiansyah MA, Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Sumut, Prof Dr H Syahrin Harahap, Prof Hasan Bakti serta pengurus Komisi Dakwah MUI se Sumut.

Dalam arahannya, Gubsu Edy Rahmayadi menyampaikan, bahwa dakwah itu ibarat senjata dalam peperangan.

Maka, bagaimana cara menggunakan senjata? Harus dikuasai oleh ulama dan para ustaz dan menumbuhkan semangat pemberani dalam berdakwah.

“Kita akui dakwah menurun, tetapi harus ada solusi untuk meningkatkan. Terlebih masa  Pandemi Covid-19 inipun dakwah tidak boleh berhenti, bisa dilakukan dengan cara webinar,” kata Edy Rahmayadi.

Senada dengan Gubsu, Wakilnya Musa Rajekshah juga mendorong Komisi Dakwah MUI Sumut untuk tetap berinovasi dalam penyampaian dakwah hingga ke kawasan terpencil.

“Mari bergandeng tangan bersama dalam menjalankan dakwah, menemukan akar masalah dan memberikan solusi. Dakwah kepada masyarakat tidak boleh berhenti dengan alasan dana, sebab hal ini bisa berdampak pada perjalanan dakwah itu sendiri,” ungkapnya.

Penuh Suka Cita

Ketua Umum MUI Sumut, Prof Dr Abdullah Syah MA dalam pidatonya menyebutkan, Komisi Dakwah MUI Sumut yang sudah melaksanakan dakwah hingga ke wilayah perbatasan, wilayah terpencil dengan penuh suka dan duka.

“Namun pelaksanaan dakwah hingga ke wilayah terpencil dan perbatasan harus diteruskan, mengingat umat Islam perlu mendapat bimbingan langsung dari ustaz maupun ustadzah,” katanya.

Masyarakat perkotaan juga tetap memerlukan para ustad dalam rangka memberikan pencerahan keagamaan, terutama para umara agar tetap konsisten dalam menjalankan tugas dan perintah agama.

Acara Rakor diwarnai dengan penyampaian materi oleh Shohibul Anshor dan dr H Delyuzar. (m22)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2