Gubsu Berharap Wartawan Awasi Dana Desa

Gubsu Berharap Wartawan Awasi Dana Desa

  • Bagikan
Gubsu Edy Rahmayadi, saat menerima pengurus dan panitia Konferensi PWI Sumut. Waspada/Ist
Gubsu Edy Rahmayadi, saat menerima pengurus dan panitia Konferensi PWI Sumut. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi berharap, wartawan dapat mengawasi penggunaan dana desa. Agar benar-benar dimanfaatkan untuk pembangunan, sesuai dengan potensi masing-masing desa.

Gubsu Edy Rahmayadi, menyampaikan saat menerima audiensi Panitia Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut tahun 2021 di rumah dinasnya,Jumat (2/7).

Audiensi dipimpin penanggungjawab konferensi yang juga Ketua PWI Sumut.

Turut mendampingi Ketua PWI diantaranya Sekreratis Edward Thahir, Ketua dan Sekretaris Panitia Pelaksana (OC) Khairul Muslim dan Rizal R Surya, dan Ketua Panitia Pengarah (SC) Nurhalim Tanjung.

Sedangkan Gubsu didampingi Kadis Kominfo Irman Oemar dan Staf Ahli Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan M Fitriyus.

Disampaikan Gubsu Edy Rahmayadi, Dana desa harus benar-benar dipergunakan untuk membangun desa. Bukan untuk kepentingan lain, apalagi dikorupsi.

Menurut Gubsu, dana desa harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat desa. Karena itu dana desa harus dikelola dengan sebaik mungkin, dan tidak diselewengkan untuk kepentingan lain.

Edy Rahmayadi mengaku, menemukan ada dana desa yang tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan desa dan kesejahteraan rakyat. Modusnya dengan melalui berbagai kegiatan seperti bimbingan teknis (Bimtek). “Kemarin saya menemukan kegiatan seperti ini dan langsung dibubarkan,” tegasnya.

Edy Rahmayadi juga berharap kepada bupati untuk benar-benar mengawasi penggunaan dana desa ini.

Sebab, yang menyetujui pengeluaran anggaran dana desa adalah bupati. “Karena itu, bupati harus mengawasi penggunaannnya. Kegiatan-kegiatan model Bimtek ini harus diperhatikan,” tegasnya.

PWI sebagai wadah tempat berhimpunnya wartawan, menurut Edy Rahmayadi, diharapkan perannya untuk ikut pengawasi penggunaan dana desa itu. “Saya berharap kepada kawan-kawan PWI khususnya dan wartawan umumnya untuk mengawasi penggunaan dana desa,” harapnya.

Pemimpin Mengayomi

Sedangkan tetkait dengan Konferensi PWI yang akan dilangsungkan 29 Juli secara daring dan 31 Juli secara tatap muka, Gubsu berharap pelaksaannya berjalan dengan baik. “Saya juga berharap konferensi menghasilkan kepemimpinan yang mampu mengayomi seluruh anggotanya, serta mampu bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumut dalam mengawal pembangunan di provinsi ini,” ujar Edy Rahmayadi.

Kemudian, Edy Rahmayadi juga berharap agar PWI mampu menjalankan perannya sebagai kontrol sosial dalam pelaksanaan pembangunan di Sumut.

“Berikan kritik dan saran agar pembangunan di daerah ini berjalan dengan baik. Saya siap dikritik kalau memang ada yang tidak benar,” katanya.

Sedangkan Ketua Panitia Konferensi PWI Sumut Khairul Muslim, pada pertemuan itu meminta petunjuk kepada Gubsu selaku Ketua Satgas Covid-19, agar pelaksanaan Konferensi PWI Sumut tidak melanggar protokol kesehatan (Prokes).

Untuk hal ini Gubsu Edy Rahmayadi, minta panitia berkoodinasi dengan Satgas Covid-19 Sumut agar konferensi berjalan sukses tanpa melanggar prokes. (m07)

 

  • Bagikan