Gubsu: Alquran Tidak Bisa Diubah Tapi Bisa Mengubah Manusia

Gubsu: Alquran Tidak Bisa Diubah, Tapi Bisa Mengubah Manusia

  • Bagikan
Gubsu Edy Rahmayadi memukul Gong Pembukaan STQH ke 17 Tingkat Provinsi Sumut berlangsung 28 Mei s/d 2 Juni 2021 bersama Ketua LPTQ Sumut, Dr H.Asren Nasution, Sekda Provsu, Hj R.Sabrina dan Wali Kota Medan,Bobby Nasution dan Dewan Hakim dari Jakarta, Prof. Dr. KH. Said Agil Almunawwar,MA. Waspada/Anum Saskia
Gubsu Edy Rahmayadi memukul Gong Pembukaan STQH ke 17 Tingkat Provinsi Sumut berlangsung 28 Mei s/d 2 Juni 2021 bersama Ketua LPTQ Sumut, Dr H.Asren Nasution, Sekda Provsu, Hj R.Sabrina dan Wali Kota Medan,Bobby Nasution dan Dewan Hakim dari Jakarta, Prof. Dr. KH. Said Agil Almunawwar,MA. Waspada/Anum Saskia

MEDAN (Waspada): Gubernur Sumatera Utara, H Edy Rahmayadi menyampaikan bahwa Seleksi Tilawatil Quran Hadis(STQH) dilaksanakan sudah 17 tahun.

Itu artinya, Alquran tetap dibutuhkan umat Islam, yang pada hakekatnya isi Alquran itu tidak bisa diubah manusia, tetapi Alquran itu bisa mengubah manusia kepada yang lebih baik untuk urusan dunia dan kebahagiaan di akhirat.

Demikian antaralain disampaikan Gubsu saat Pembukaan
Seleksi Tilawatil Quran Dan Hadits Nabi (STQH) Ke-17 Tingkat Provinsi Sumatera Utara dan Pengukuhan Dewan Hakim tahun 2021, Jumat (28/5) di Aula Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubsu Jl.Sudirman Medan.

Hadir, Dewan Hakim Dari Jakarta; Prof. Dr. K.H.Said Agil Almunawwar, MA, Dr H Yusnar Yusuf Rangkuti, Ms. Dr. Hj. Ummu Husnul Khatimah, Drs. H. Adli Azhari Nasution, Drs. H. Ilhamuddin Qasim, Drs. H. Mohd. Ali. Wali Kota Medan,Bobby Nasution, Sekda Provsu, Hj R.Sabrina, Ketua Umum LPTQ Sumut, Dr H Asren Nasution, MA, Ketua dan seluruh Dewan Hakim, Pengawas, dan Panitera STQH ke-17 Tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Lebih lanjut Gubsu menyebutkan, maka kegiatan STQH perlu didukung.

Meskipun dalam suasana Pandemi Covid-19 ini, dengan sistem pengawasan yang sangat ketat dan mengikuti protokol kesehatan, sehingga utusan dari 32 kabupaten/kota tidak bisa didampingi kepala daerahnya.

“Hanya menyaksikan secara virtual. Namun diharapkan tetap memberikan dukungan sebagai utusan daerah,” kata Gubsu.

Menurutnya, Pandemi Covid-19 yang masih kita hadapi saat ini tentu saja menjadi beban yang cukup berat bagi pemerintah daerah.

Terutama dalam upaya pencegahan penyebaran Covid 19, sehingga kita dengan berat hati harus membatasi ruang gerak masyarakat dalam beraktivitas di berbagai bidang.

Tanpa terkecuali aktifitas sosial keagamaan seperti pelaksanaan STQH ke-17 Provinsi Sumatera Utara Tahun 2021 ini, yang kemeriahannya berbeda dari tahun sebelumnya.

Tapi tidak menyurutkan semangat kita untuk melakukan Seleksi/Musabaqah untuk memilih duta terbaik Provinsi Sumatera Utara, dalam rangka persiapan mengikuti even STQH Tingkat Nasional yang rencananya akan dilaksanakan di Ternate pada Oktober 2021.

“Terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya STQH ke-17 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2021 Ini.

Terutama para Dewan Hakim dari Jakarta dan dari Kabupaten/Kota Se-Sumut.

Pengukuhan Dewan Hakim

Saat yang sama Gubsu melaksanakan pengukuhan dewan hakim. Yakni: Ketua Dewan Pengawas: Kordinator Dr H Asren Nasution, MA. Anggota: H.M.Rafi’i Nasir, Dr Muaz Tanjung, Dr HHarun Al Rasyid. Ketua Dewan Hakim, H M.Yusuf Rekso, Sekretaris Drs Milhan,MA. Majelis Hakim Cabang Tilawah Dewasa dan Anak-Anak. Majelis Hakim Cabang Tahfiz 1 Juz dan Tilawah 10 Juz. Mejelis Hakim Cabang Tahfiz 5 Juz dan Tilawah 20 Juz serta Majelis Hakim Cabang Hadis Nabi.

Selanjutnya Gubsu memukul gong pertanda dibukanya secara resmi STQH ke 17 Tingkat Provinsi Sumut tahun 2021 dan penyerahan Piala Bergilir dari Wali Kota Medan kepada Gubsu selanjutnya Gubsu menyerahkan kepada Ketua LPTQ Sumut.(m22)

 

  • Bagikan