Waspada
Waspada » GPM Pertanyakan Dugaan Korupsi Dinas Perkim Paluta
Medan

GPM Pertanyakan Dugaan Korupsi Dinas Perkim Paluta

SALAH satu massa pendemo mencoba memanjat pagar Gedung Kejatisu, Senin (16/3). GMP Sumut pertanyakan dugaan korupsi Dinas Perkim Paluta. Waspada/Rama Andriawan
SALAH satu massa pendemo mencoba memanjat pagar Gedung Kejatisu, Senin (16/3). GMP Sumut pertanyakan dugaan korupsi Dinas Perkim Paluta. Waspada/Rama Andriawan

MEDAN (Waspada): Sejumlah elemen mahasiswa yang menamakan diri mereka Gerakan Pemuda Mahasiswa Sumatera Utara (GPM Sumut) dan Gerakan Aktivis Mahasiswa Padanglawas Utara (GAM Paluta) berunjukrasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Senin (16/3). GPM pertanyakan dugaan korupsi Dinas Perkim Paluta (Padang Lawas Utara).

Dalam pernyataan tertulisnya, GPM pertanyakan dugaan korupsi Dinas Perkim Paluta, yang hingga kini belum tampak ada tanda kejelasan.

Mereka mempertanyakan sejauh mana hasil pemeriksaan terkait pemanggilan Kepala Dinas Perkim dan rekanan, termasuk kepala desa, penjual, pemilik, Kabid Perkim serta hasil survei tim jaksa yang turun ke Paluta.

“Sudah sejauh mana penanganan kasus ini terkait dugaan korupsi di Dinas Perkim Paluta terkait pembelian lahan Pemkab yang kami nilai tu sak sesuai NJOP,” kata kordinator aksi, Siddik Siregar.

Bahkan dalam unjukrasa itu, Siddik Siregar memberanikan diri memanjat pagar Gedung Kejatisu untuk berorasi.

Dia menyebut, Kejatisu sudah gagal memberantas korupsi di Paluta.

“Kami menilai seratus hari Bapak Amir Yanto sebagai Kajatisu sudah gagal, karena kasus dugaan korupsi yang begitu mudah di Paluta tidak kunjung jelas penanganannya,” ujar Siddik Siregar.

Pengamanan

Melihat massa yang berusaha masuk ke gedung Kejatisu, tampak petugas datang melakukan pengamanan.

Bahkan sesekali aksi dorong terjadi karena Siddik semakin mendekat ke pintu masuk utama Gedung Kejatisu.

Namun, setelah beberapa saat, petugas polisi dari Polsek Delitua yang ikut mengamankan, mengingatkan massa agar jangan sampai berbuat anarkis.

“Adik-adik mahasiswa, kalian sebagai kaum terpelajar seharusnya menyampaikan aspirasi secara baik dan tertib,” Kapolsek Delitua Kompol Zulkifli kepada massa..

“Jangan membuat keonaran seperti memanjat pagar tadi, kami akan ambil tindakan tegas,” katanya.

“Kami punya rekaman video kalian, jadi silakan melakukan orasi secara tertib dan benar tidak lagi seperti tadi,” katanya.

“Kalau pun kalian mau viralkan saya, silakan, karena kami bertugas di sini, ini kantor pemerintahan, jadi jangan membuat onar di sini,” sambung Kompol Zulkifli.

Mendengar hal itu, mahasiswa tadi yang sedang berorasi pun menghentikan orasinya.

Tidak lama berselang, satu per satu massa pergi meninggalkan Gedung Kejatisu.

Sementara, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejatisu, Sumanggar Siagian membenarkan pihaknya tengah menangani kasus korupsi di Dinas Perkim Paluta.

“Iya, masih dalam tahap lid (penyelidikan) belum sampai dik (penyidikan) kita,” ujar Sumanggar. (cra)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2