Waspada
Waspada » Generasi Muda Diharap Cintai Sejarah dan Budaya
Medan

Generasi Muda Diharap Cintai Sejarah dan Budaya

SEKDA Labuhanbatu Ahmad Muflih (dua dari kiri) menerima audiensi Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU) dan Yayasan Daun Sirih bersama dengan Majelis Kerapatan Adat Kesultanan Bilah di Rantauprapat. Sekda berharap generasi muda mencintai sejarah dan budaya. Waspada/Ist
SEKDA Labuhanbatu Ahmad Muflih (dua dari kiri) menerima audiensi Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut (LIPPSU) dan Yayasan Daun Sirih bersama dengan Majelis Kerapatan Adat Kesultanan Bilah di Rantauprapat. Sekda berharap generasi muda mencintai sejarah dan budaya. Waspada/Ist

Medan (Waspada): Generasi muda diharap dapat cintai sejarah dan budaya, sehingga nantinya dapat menjadi manusia yang bermartabat.

“Generasi muda diharap dapat cintai sejarah dan budaya, yang berpegang teguh pada keimanan yang kuat,” kata Sekda Labuhanbatu, Ahmad Muflih di Rantau Prapat, kemarin.

Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi LIPPSU dan Yayasan Daun Sirih bersama dengan Majelis Kerapatan Adat Kesultanan Bilah, di Rantauprapat.

Hadir di sana, Direktur Eksekutif LIPPSU (Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumut), Azhari A M Sinik, Sultan Bilah ke X, T Muhammad Risfansyah, T Fachrudiansyah, dan Aminullah Hasibuhan, Sp.

Sekda menandaskan, Pemkab sangat mendukung sepenuh Acara Budaya dan Sejarah Tim Napak Tilas Sejarah Kesultanan Pantai Timur, yang dimotori LIPPSU dan Yayasan Daun Sirih.

“Semoga dapat membangkitkan semangat generasi muda untuk mencintai sejarah dan budayanya,” katanya.

Dikatakan, Ini membuktikan kita masyarakat yang beragama, berbudaya, beradat.

Sehingga menjadikan kita manusia bermartabat.

Audiensi ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti program Napak Tilas Sejarah Kesultanan Pantai Timur, bertajuk Rahib dan Bangkitnya Kembali Kesultanan Bilah.

“Audiensi membahas dan menyampaikan adanya 2 kegiatan yang dilaksanakan Tim Napak Tilas Sejarah Kesultanan Pantai Timur,” kata Direktur Eksekutif LIPPSU, Azhari AM Sinik.

Selain itu, acara tersebut nantinya dapat membangkitkan kembali peradaban Budaya Melayu, khususnya Pantai Timur, yang sudah mulai hilang dan runtuh.

“Sekda Labuhan Batu mendukung dilaksanakannya Pertabalan Sultan Bilah ke X dan Pengukuhan Orang Besar Bilah,” kata Sinik.

Acara dimaksud akan digelar 14 Maret 2020 di dua tempat.

Yakni, acara Pertabalan Kesultanan Bilah ke X, di Negeri Lama, dan Dialog Sejarah di Aula Asrama Haji Rantau Prapat.

Tim juga menyampaikan, acara pertabalan juga akan dihadiri oleh Gubsu, Pangdam I BB dan Sekdasu. (cpb)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2