banner 325x300

Genangan Air Di Bawah Jembatan Tol Belmera Mabar Bau Busuk

  • Bagikan
Empat  lokasi genangan air yang berada di sepanjang bawah jembatan tol Belmera di kawasan Medan Utara kondisinya memprihatinkan dan menimbulkan aroma busuk. Waspada/Andi ATT
Empat  lokasi genangan air yang berada di sepanjang bawah jembatan tol Belmera di kawasan Medan Utara kondisinya memprihatinkan dan menimbulkan aroma busuk. Waspada/Andi ATT

MEDAN (Waspada): Empat  lokasi genangan air yang berada di sepanjang bawah jembatan tol Belmera di kawasan Medan Utara kondisinya memprihatinkan dan menimbulkan aroma busuk. Waspada/Andi ATT

Keempat lokasi bawah kolong jalan tol tersebut masing-masing berada di Kelurahan Sei Mati dan Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan, Kampung Kurnia Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan dan Jl. Rumah Potong Hewan Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli.

Sejumlah warga mendesak Wali Kota Medan Bobby Nasution secepatnya memperbaiki kondisi infrastruktur yang bertahun-tahun rusak parah dan mengganggu aktivitas roda perekonomian tersebut.

Selain itu, di saat-saat jam sibuk, kerap terjadi kemacatan arus lalulintas karena kendaraan bermotor harus harus ekstra hati-hati saat akan melintasi bawah kolong jembatan tol tersebut.

Pantauan Waspada, Selasa (16/3), kondisi yang paling parah terlihat di bawah jembatan tol Jl. Rumah Potong Hewan.

Kondisi kolong jembatan tersebut selain rusak juga genangan air yang tak pernah kering itu selalu menimbulkan aroma busuk.

Para pengendara sepedamotor hanya melintas di kiri-kanan trotoar yang posisinya lebih tinggi sehingga tidak melintasi genangan air sedangkan kendaraan roda empat terpaksa melewati genangan air.

Bahkan, bila musim hujan, ketinggian air mencapai 30 cm dan 50 cm.

“Kami meminta Wali Kota Medan agar secepatnya memperhatikan dan memperbaiki kerusakan jalan tersebut,” ujar Suharto ,56, warga Kelurahan Mabar kepada Waspada.

Suharto menjelaskan, aroma bau tak sedap dari bawah kolong jembatan tol tersebut acap memasuki rumah warga apalagi di saat musim kemarau.

“Musim kemarau genangan airnya tak kering dan menyebarkan aroma bau busuk,” keluh Suharto yang setiap harinya melintasi jalan tersebut.

Kondisi yang sama juga akan terlihat di bawah jembatan tol Kelurahan Sei Mati, Kampung Kurnia dan Kelurahan Martubung. Bila musim hujan, bawah kolong jembatan tersebut nyaris tak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat.

Rendah

Selain digenangi air, posisi bawah kolong jembatan terlihat rendah,bsehingga tidak bisa dilintasi mobil Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran Pemko Medan.

“Bila terjadi kebakaran di seberang bawah jembatan tol tersebut maka mobil pemadam kebakaran tidak bisa membantu memadamkan kobaran api karena mobil pemadam kebakaran tidak bisa melintasinya,” ujar Toga Pasaribu ,40, warga Kelurahan Sei Mati.

Toga berharap agar Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemko Medan segera memperbaiki kerusakan jalan tersebut demi kelancaran transportasi warga masyarakat.

Selain itu, kondisi drainase di sekitar bawah kolong jembatan sangat buruk sehingga acap menyebabkan terjadinya banjir. (m27)

 

 

 

  • Bagikan