Waspada
Waspada » Gabion Belawan Tempat Sandar Kapal-kapal Pukat Trawl
Medan

Gabion Belawan Tempat Sandar Kapal-kapal Pukat Trawl

KAPAL pukat trawl yang sandar di Gabion Belawan. Waspada/Andi Aria Tirtayasa
KAPAL pukat trawl yang sandar di Gabion Belawan. Waspada/Andi Aria Tirtayasa

BELAWAN (Waspada): Sejak lama, kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera  Gabion Belawan dijadikan tempat sandar sekaligus gudang kapal-kapal pukat trawl.

Meski pun kapal-kapal pukat trawl tersebut melanggar peraturan Kementerian Kelautan Dan Perikanan RI namun seperti mendapat tempat tersendiri.

Gudang-gudang di Gabion Belawan banyak disewa oleh para pemilik kapal pukat trawl yang notabene pemiliknya bermata ‘sipit’.

Setiap harinya, usai menangkap ikan di perairan Selat Malaka, kapal-kapal pukat trawl tersebut sandar di dermaga Gabion Belawan.

Trawl

Ketua DPD Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI) Kota Medan Rahman Gafiqi SH kepada Waspada, Minggu (18/7) menyebutkan, ada beberapa gudang di sekitar Pelabuhan Perikanan Samudra Belawan yang rata-rata memiliki kapal-kapal pengguna alat tangkap jenis trawl yang  terlarang sebagai mana diatur di dalam UU No 45 tahun 2009 tentang perikanan dan Permen KP No 71 tahun 2016.

“Hingga kini kapal-kapal pukat trawl tersebut setiap hari melakukan aktivitas bongkar di pelabuhan TPI Gabion Belawan.

Yang kita herankan saat ini pihak PPSB dan  Perum Perikanan sepertinya  tidak berani mengambil tindakan tegas terhadap kapal-kapal terlarang tersebut,” sesal Rahman di Gabion Belawan.

Rahman menjelaskan, seharusnya Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) menindak tegas kapal-kapal pukat trawl tersebut karena beroperasinya kapal-kapal trawl tersebut membuat hasil tangkapan nelayan tradisional semakin berkurang.

“Nelayan tradisional di pesisir Belawan semakin sengsara akibat merajalelanya aktivitas kapal-kapal pukat trawl namun instansi penegak hukum yang tergabung dalam BAKAMLA tidak berani menangkap kapal-kapal pukat trawl tersebut. Bahkan, kapal-kapal yang menggunakan alat tangkap terlarang itu setiap harinya bersandar di Gabion Belawan yang dikelola oleh Perum Perikanan dan PPSB,” tegas Rahman. (m27)

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2