Waspada
Waspada » FSP-PP Gelar Dialog UU Cipta Kerja
Medan

FSP-PP Gelar Dialog UU Cipta Kerja

Acara sosialisasi dan dialog tentang UU Cipta Kerja yang diadakan FSP-PP SPSI Sumut di Hotel Grand Inna Medan, Senin (22/3). Waspada/ist
Acara sosialisasi dan dialog tentang UU Cipta Kerja yang diadakan FSP-PP SPSI Sumut di Hotel Grand Inna Medan, Senin (22/3). Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Pengurus Daerah Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan (FSP-PP) SPSI Sumut menggelar acara Sosialisasi dan Dialog Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan versi Omnibus Law (Undang-undang Cipta Kerja No 11 Tahun 2020).

Acara yang dihadiri 200 pimpinan unit kerja dan pimpinan cabang diadakan di Hotel Grand Inna Medan, Senin (22/3). Ketua PD FSP-PP SPSI Sumut Rajisten Sitorus SH MM MPA mengatakan, sosialisasi dan dialog yang diadakan sangatlah penting.

“Kenapa ini sangat penting, karena ini merupakan perisai bagi kawan-kawan di pimpinan unit kerja maupun di pimpinan cabang, untuk membela anggota kita.

Jadi ini sangat strategis menurut kita, karena berkaitan dengan perkembangan situasi terakhir ini,” katanya kepada wartawan disela acara.

Ia yang didampingi Sekretaris Suriono ST MSi dan Wakil Sekretaris Ir Rudi menyebutkan, bahwa sekarang ini banyak serikat pekerja yang bermunculan di tubuh FSP-PP dan ada yang mulai membelot karena tidak terpilih dalam satu jenjang kader kepengurusan. Mereka kemudian mencari organisasi baru, sehingga hal ini bisa menjadi bumerang.

“Karena itu dengan sosialisasi dan dialog tentang peraturan perundang-undangan, maka kegiatan ini sangatlah penting bagi kita, bukan hanya soal undang-undangnya saja. Tapi termasuk fungsi dan peran organisasi kita,” ungkapnya.

Dialog tersebut, kata dia, menjadikan para peserta lebih memahami tentang undang-undang Cipta Kerja serta peraturan pemerintah turunannya bagi perwakilan pengurus cabang, pengurus unit kerja dan anggota federasi serikat pekerja pertanian dan perkebunan.

Momentum

Sekretaris Suriono ST MSi menyebutkan, dialog dan sosialisasi ini adalah momentum yang sangat luari biasa.

Inti dari kegiatan tersebut, kata dia, kiranya nanti pimpinan cabang maupun pimpinan unit kerja bisa menyampaikan langsung ke pekerja tentang undang-undang tersebut.

“Tinggal bagaimana nanti pelaksanaan di lapangan, itulah tugas pimpinan unit kerja menyampaikan. Mudah-mudahan ini menjadi suatu ilmu bagi para pekerja dan dapat dilaksanakan di lapangan baik itu pekerja maupun pengusaha yang ada,” ujarnya.

Ia menambahkan, usai dialog tersebut, pihaknya
akan merumuskan solusi apa yang akan diberikan kepada pemerintah.

“Intinya nanti, dari hasil dialog ini akan dirumuskan yang akan kita sampaika ke pemerintah, karena undang-undangnya kan sudah ke luar, peraturan pemerintah sudah ke luar. Namun begitu, masih ada lagi peluang kita untuk memperbaiki melalui peraturan menteri sehingga dari hasil dilaog kita nanti rumuskan dan sampaikan ke pemerintah sehingga menjamin kesejahteraan peserta,” tandasnya.

Dalam dialog itu, menghadirkan pemateri Fhincher Ambarita SH dari Dinas Tenaga Kerja Simalungun, selain itu ada juga pemateri dari Kantor BPJS Sumut.(m15).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2