Waspada
Waspada » FSGI Dukung Rencana Pemerintah Gelar Asesmen Nasional
Medan

FSGI Dukung Rencana Pemerintah Gelar Asesmen Nasional

ASESMEN Nasional. FSGI dukung rencana pemeritah gelar asesmen nasional. Ilustrasi
ASESMEN Nasional. FSGI dukung rencana pemeritah gelar asesmen nasional. Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Fahriza Tanjung mendukung rencana pemerintah gelar Asesmen Nasional sebagai pengganti Ujian Nasional.

“Ya, kita mendukung Asesmen Nasional sebagai pengganti Ujian Nasional, karena memang sejak tahun 2011 FSGI berdiri, termasuk yang getol memperjuangkan penghapusan Ujian Nasional,” katanya di Medan, Jumat(19/2).

Hanya saja, kata dia, memang yang perlu diperhatikan adalah efektifitas dari penyelenggaraan Asesmen Nasional ini.Sesuai dengan maksudnya untuk melakukan pemetaan terhadap kualitas pendidikan pada seluruh sekolah maka yang paling penting adalah tindak lanjut dari hasil pemetaan itu.

“Jangan sampai sekolah-sekolah yang hasil pemetaannya berkualitas rendah tidak memperoleh bantuan atau intervensi dari Kemendikbud. Akhirnya sekolah yang memperoleh bantuan hanya sekolah itu-itu saja,” kata Fahriza Marta.

Kata dia, yang perlu juga dipikirkan adalah bahwa pelaksanaan Ujian Nasional juga kan berfungsi sebagai pertimbangan seleksi untuk masuk ke jenjang pendidikan berikutnya.

“Sehingga ketika Ujian Nasional (UN) dihapus maka harus dicari gantinya.Memang sekarang untuk masuk SMP dan SMA sudah menggunakan sistem zonasi.Tetapi biasanya nilai UN juga digunakan sebagai kriteria kelulusan masuk SMP dan SMA  ketika ada siswa yang jarak rumahnya ke sekolah relatif sama. Mungkin bisa menggunakan nilai raport, tetapi nilai raport kan cenderung subjektif dan berbeda antara satu sekolah dengan sekolah lainnya,” paparnya.

Hal lain, kata dia, untuk SMK sesuai dengan edaran Mendikbud yang baru tidak menggunakan sistem zonasi dan diperbolehkan untuk melaksanakan tes minat dan bakat.

“Jika ditilik dari konteks Sekolah Penggerak, saya kira hasil Asesmen Nasional ini dapat digunakan sebagai kriteria dalam menentukan sekolah yang menjadi sasaran dari Program Sekolah Penggerak. Sehingga program Sekolah Penggerak benar-benar dirasakan manfaatnya oleh sekolah,”ujarnya.

Pemetaan Mutu

Sebagaimana diketahui Asesmen Nasional seperti dikutip dari website Kemdikbud, Asesmen Nasional 2020 merupakan pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah, madrasah, dan program keseteraan jenjang sekolah dasar dan menengah.

Perubahan mendasar pada Asesmen Nasional adalah tidak lagi mengevaluasi capaian murid secara individu, tetapi mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil.
Asesmen Nasional dirancang tidak hanya sebagai pengganti ujian nasional dan ujian sekolah berstandar nasional, namun sebagai penanda perubahan paradigma tentang evaluasi pendidikan.

Hal ini juga merupakan langkah dari memerdekakan siswa dengan bebasnya peserta didik dari diskriminasi sistemik yang berdampak pada pembelajaran atau pemerolehan materi. (m22)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2