Waspada
Waspada » FKKBIHU Dukung Menag RI Pertanyakan Arab Saudi Kepastian Haji
Medan

FKKBIHU Dukung Menag RI Pertanyakan Arab Saudi Kepastian Haji

IBADAH HAJI. Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FKKBIHU) Sumutdukung langkah Menteri Agama RI untuk mempertanyakan Kerajaan Arab Saudi tentang pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Ilustrasi
IBADAH HAJI. Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FKKBIHU) Sumutdukung langkah Menteri Agama RI untuk mempertanyakan Kerajaan Arab Saudi tentang pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FKKBIHU) Sumutdukung langkah Menteri Agama RI, untuk mempertanyakan Kerajaan Arab Saudi tentang pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Hal ini disampaikan Ketua FKKBIHU Sumut, Ilyas Halim MPd, Senin(22/2).

“Sudah selayaknya Menteri Agama RI pertanyaan pemberangkatan jamaah haji tahun ini. Sebab, tahun 2020 lalu sudah ditunda. Jangan sampai tahun ini ditunda lagi, sebab jumlah calon jamaah haji terus meningkat,” kata Ilyas Halim.

Kejelasan dari pemerintah Arab Saudi atas kepastian pemberangkatan jamaah tahun ini,sambung dia, dimaksudkan agar tidak ada jamaah yang galau.

“Harapan kita, berangkat tahun ini jamaah asal Indonesia. Sebab, penundaan pemberangkatan sangat berpengaruh pada penambahan jamaah setiap tahun yang berakibat pada masa tunggu makin lama. Akan lebih ideal jika Arab Saudi membolehkan disertai klasifikasi usia terutama para lansia, agar mereka merasa lega mendapat kesempatan diberangkatkan,” ujarnya.

Persiapan

Terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan,Dr.Impun Siregar bersama Kasi Haji dan Umrah, Eri Nopa MAP, menyebutkan, sejalan dengan upaya pemerintah yang terus melobi pemerintah Arab Saudi.

Ini dimaksudkan Indonesia termasuk negara yang dibolehkan melaksanakan ibadah haji tahun 2021 ini, Kementerian Agama RI juga sudah memberikan arahan agar melaksanakan tahapan persiapan.

“Ya, Kementerian Agama sudah mengirimkan surat kepada masing-masing daerah agar melakukan tahapan persiapan untuk jamaah tunda pada tahun 2020 lalu,”kata Eri Nopa

Dijelaskannya, hal yang sedang dilaksanakan saat ini dengan mengumpulkan bukti setoran pelunasan biaya haji oleh jamaah Untuk mempermudah prosesnya kita minta kepada Kelompok Bimbingan Manasik Haji (KBIH) yang jamaahnya tunda berangkat agar mengirimkan kepada panitia haji di Kemenag Medan. Hingga kemarin sudah ada KBIH yang menyampaikan kepada kami,” kata Eri Nopa.

Selain bukti setoran lunas, sambung dia, juga diminta kepada jamaah untuk menyerahkan paspor yang masih berlaku. “Untuk itu jamaah perlu memperhatikan masa berlaku paspornya, dan segera memperpanjang jika masa berlaku akan habis,” ujarnya.

Hal lain sambung Eri Nopa, meng-update data KTP yang belum eKTP sesuai dengan ketentuan eKTP (16 digit) serta No HP.

“Data update ini sangat penting, untuk mempermudah proses pendataan jamaah agar saat nama jamaah ditentukan untuk keberangkatan akan sesuai dengan data di Siskohat. Mari sama berdoa agar tahun 2021 ini jamaah asal Indonesia termasuk yang diberangkatkan ke Arab Saudi melaksanakan ibadah haji,” kata Eri Nopa.

Sebelumnya seperti diberitakan CNN Indonesia, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumus mengirim surat resmi ke Kerajaan Arab Saudi untuk menanyakan kejelasan ibadah haji tahun 2021 di tengah pandemi Covid-19.

Yaqut berkata pihaknya sedang melakukan berbagai upaya guna mendapatkan kepastian haji. Selain bersurat ke Saudi, Kemenag juga mengadakan pertemuan dengan perwakilan Indonesia di Saudi. (m22)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2