FK PUSPA Bersama PKPA Rayakan HAN Secara Virtual

FK PUSPA Bersama PKPA Rayakan HAN Secara Virtual

  • Bagikan
KEGIATAN webinar Peringatan Hari Anak Nasional oleh PKPA bersama FK PUSPA Medan memberi kesempatan pada anak untuk konsultasi terutama pembelajaran secara daring. Waspada/ist
KEGIATAN webinar Peringatan Hari Anak Nasional oleh PKPA bersama FK PUSPA Medan memberi kesempatan pada anak untuk konsultasi terutama pembelajaran secara daring. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Pusat Kajian Perlindungan Anak (PKPA) bersama Forum Komunikasi Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Perlindungan Anak(FK PUSPA) Kota Medan, menggelar webinar sekaitan peringatan Hari Anak Nasional(HAN) pada Jumat (23/7).

Keumala Dewi selaku Direktur Eksekutif Pusat Kajian Perlindungan Anak (PKPA) menyebutkan, di tengah suasana pandemi ini HAN, tetap perlu dilaksanakan.

“Kita harus tetap semangat dalam suasana pandemi ini untuk tetap merayakan HAN,” ucapnya.

Disebutkan, PKPA bersama FK PUSPA Medan melaksanakan serangkaian kegiatan peringatan HAN 2021, dimulai dengan konsultasi bersama anak, guru dan orang tua.

Ini dimaksudkan untuk melihat sejauh mana dampak dari pembelajaran daring terhadap minat dan perkembangan belajar anak, dan juga rekomendasi dari anak untuk pemerintah dalam rangka Hari Anak nasional.

“Pesan dan rekomendasi ini akan disampaikan dalam webinar multistakeholder mendatang yang akan dilaksanakan pada akhir Juli 2021, yang melibatkan para ahli dalam bidang perlindungan dan pendidikan anak untuk melakukan dialog dan mendiskusikan langkah apa yang bisa dilakukan untuk kepentingan terbaik bagi anak dimasa pandemi.

Selain itu, sebut dia, PKPA bersama dengan tiga kelurahan di kota Medan.

Yakni Kelurahan medan sunggal, Kelurahan Kuala Bekala, dan Kelurahan Sei Agul, akan menggelar daring, bersama dengan anak anak untuk membuat kompetisi membuat video.

Diharapkan dengan kegiatan ini, dapat mengasah kreatifitas anak yang selama ini tinggal di rumah saja, dan juga mengurangi akses mereka pada dampak buruk internet.

Respon Anak Sangat Baik

Terpisah, Ketua FK PUSPA Kota Medan, Muhammad Jailani menilai respon anak sebagai peserta webinar sangat baik.

“Respon mereka sebagai peserta sangat baik, meski masih ada yang terkendala pada jaringan internet. Dari respon mereka kita tahu dan paham bahwa persoalan pembelajaran anak masa pandemi ini bukan sekedar memilih PTM atau PJJ yg selama ini diributkan, namun kita tahu kedalaman dari persoalan PJJ Dan kekhawatiran PTM dari perspektif anak,” kata Jailani.

Menurutnya, sangat penting mendengarkan langsung keluhan mereka atas sistem yang diberlakukan dalam sistem belajar selama masa pandemi covid ini.

“Pandangan anak ini menjadi bagian rekomendasi PUSPA bagi pemerintah Kota Medan bagaimana melakukan pembelajaran masa pandemi Covid 19. Rencana webinar dengan seluruh stakeholders pada 28 Juli mendatang,” pungkas Jailani.(m22)

 

  • Bagikan