Waspada
Waspada » Fitriani Manurung Tantang Terdakwa Buktikan Punya Utang
Medan

Fitriani Manurung Tantang Terdakwa Buktikan Punya Utang

FITRIANI Manurung, korban pencemaran nama baik saat memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu (15/1). Waspada/Rama Andriawan
FITRIANI Manurung, korban pencemaran nama baik saat memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu (15/1). Waspada/Rama Andriawan

MEDAN (Waspada): Fitriani Manurung, korban pencemaran nama baik karena hutangnya ditagih sebesar Rp70 juta melalui Instagram, oleh terdakwa Febi Nur Amelia meminta, agar terdakwa membuktikan tuduhannya itu di persidangan.

Fitriani membantah punya utang ke terdakwa. Karenanya, Fitriani juga berharap agar terdakwa meminta maaf sebab telah mencemarkan nama baiknya. Dijelaskannya,  setelah ia melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian pada 2019 lalu, Fitriani masih menunggu permintaan maaf dari Febi Nur Amelia.

“Tapi dia tetap bersikukuh tidak mau minta maaf padahal saya tidak pernah sekali pun berhutang kepadanya, itu bisa nanti kita buktikan di pengadilan,” katanya kepada wartawan, Rabu (15/1).

Sebagai warga negara yang taat hukum, ia  merasa tercemarkan nama baiknya atas postingan-postingan di akun Instagram Febi Nur Amelia.

“Postingannya itu sangat merusak. Bahasanya mengerikan sekali. Di media sosial masa dia bilang ‘Kau ngangkang 24 jam pun ga bisa bayar hutangmu itu’ bahasanya seram-seram lo mas, makanya saya minta perlindungan hukum karena postingan itu sudah merusak nama baik saya,” jelasnya.

Ia kembali menegaskan, dirinya sama sekali tidak pernah berhutang sepeser pun kepada Febi Nur Amelia. Misalkan ada, Fitriani menantang Febi untuk membuktikannya nanti di persidangan.

“Bolehlah dia buktikan ke saya kalau ada buktinya, mau dari bukti kuitansi atau transfer, silakan, karena memang saya tidak punya utang dengannya. Misalpun ada suami saya berhubungan dengan suami dia, terus apa hubungannya dengan saya,”ujarnya.

Difitnah

Dengan tuduhan lewat akun Instagram itu, ia merasa dirinya difitnah dan nama baiknya tercemarkan sehingga menyerahkan kasus ini diselesaikan secara hukum.

“Maka biarlah pengadilan nanti yang membuktikan, saya hanya mengimbau dengan adanya kasus ini janganlah pernah menghujat atau menyebar kebencian ke seseorang di media sosial, karena ini ada undang-undangnya,” tegasnya.

Diketahui, Febi Nur Amelia merupakan warga Komplek Menteng Indah Medan. Febi menjadi terdakwa setelah didakwa melanggar Pasal 45 Ayat (3) Jo Pasal 27 Ayat (3) UURI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UURI Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronika.

Febi diadili lantaran curhat soal hutang di akun Instagramnya. Ia memposting kalimat di instastory yang isinya meminta kejelasan uang sebesar Rp70 juta yang dipinjam korban Fitriani Manurung yang tak kunjung dikembalikan.

Namun, Fitriani yang meminjam uang ke Febi, melaporkannya ke polisi lantaran, isi postingan instagramnya dianggap mencemarkan nama baik korban dan melanggar UU ITE. Febi memposting kalimat itu di Instagram, bermaksud untuk menagih hutangnya ke Fitriani Manurung sebesar Rp70 juta yang belum dibayar sejak 12 Desember 2016. (Cra)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2