Waspada
Waspada » F-PKS DPRD Minta KPU Serius Persiapkan Pilkada 2020
Medan

F-PKS DPRD Minta KPU Serius Persiapkan Pilkada 2020

FRAKSI PKS DPRD Sumut gelar coffe morning. F-PKS meminta KPU Sumut lebih serius siapkan penyelenggaraan Pilkada 2020. Waspada/Ist
FRAKSI PKS DPRD Sumut gelar coffe morning. F-PKS meminta KPU Sumut lebih serius siapkan penyelenggaraan Pilkada 2020. Waspada/Ist

Medan (Waspada) F-PKS DPRD Sumut meminta KPU (Komisi Pemilihan Umum) serius persiapkan Pilkada 2020, yang akan berlangsung di 23 kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Keinginan F-PKS DPRD Sumut minta KPU serius persiapkan Pilkada 2020 mengemuka dalam acara coffee morning dengan insan media, di ruangan fraksi dewan, Rabu (4/3).

Penegasan tersebut disampaikan Ketua Fraksi, Drs Misno Adisyah Putra melalui Wakil Ketua, Hendro Susanto, yang juga ketua Komisi A DPRD Sumut.

Hadir juga acara itu para anggota fraksi, H Jumadi S Pdi, Abdul Rahim Siregar, ST, MT dan Dedi Iskandar.

Terkait pilkada serentak tahun 2019 lalu, fraksi melihat beberapa masalah krusial terjadi.

Sehingga diharapkan penyelenggaraan pesta demokrasi tahun 2020 ini tidak terulang lagi.

Fraksi juga mengingatkan penyelenggara perlu menjaga netralitasnya dalam melaksanakan pekerjaannya.

Itu diperlukan karena banyak petahana yang akan maju kembali menjadi balon kandidat.

Dari hasil kunjungan fraksi ke beberapa daerah, terdapat sejumlah bupati/walikota incumben yang maju lagi sebagai kepada daerah.

Di antaranya, Binjai, Asahan, Tanah Karo, Siantar dan Simalungun.

“Terlihat ada pembengkakan anggaran dibanding incumbent yang tidak mencalonkan diri lagi,” katanya.

“Ini berpotensi menjadi peluang penyalahgunaan anggaran, ” ujarnya.

Cegah Kecurangan

Fraksi PKS concern dalam masalah ini, dan meminta kepada KPU, PPK, KPPS dibantu unsur terkait untuk benar-benar serius mencegah terjadinya kecurangan dalam penyelenggaraan pilkada serentak ini.

“Kita juga minta KPU dan jajarannya selain menjaga independensinya, juga menggenjot tingkat partisipasi masyarakat pemilih dan bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Setidaknya, 3 bulan sebelum Pilkada, semua urusan KTP, KK dan surat-surat untuk pemilih sudah selesai.

Mengingat Pilkada serentak yang diperkirakan digelar September 2020 menjadi pesta terbesar kedua setelah yang pertama tahun 2019, fraksi mendorong KPU Sumut lebih serius mempersiapkannya.

“Fraksi menegaskan lagi hindari konflik kepentingan, dan kita bersama ingatkan, terutama aparatur sipil negara (ASN) agar menjaga netralitasnya,” katanya.

“Jangan sampai terblok-blok gara-gara terlibat dalam dukung mendukung dan mari kita wujudkan Pilkada 2020 menjadi lebih bermartabat,” pungkas Hendro. (cpb)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2