Waspada
Waspada » Dua Tersangka Curanmor Ditembak Reskrim Polsek Patumbak
Medan

Dua Tersangka Curanmor Ditembak Reskrim Polsek Patumbak

KAPOLSEK Kompol Arfin Fachreza didampingi sejumlah anggota memperlihat tersangka dan barang buktinya, Senin (25/1). Dua tersangka curanmor ditembak Reskrim Polsek Patumbak, karena berusaha melawan petugas. Waspada/gito ap
KAPOLSEK Kompol Arfin Fachreza didampingi sejumlah anggota memperlihat tersangka dan barang buktinya, Senin (25/1). Dua tersangka curanmor ditembak Reskrim Polsek Patumbak, karena berusaha melawan petugas. Waspada/gito ap

MEDAN (Waspada): Dua tersangka pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ditembak di bagian kakinya oleh Reskrim Polsek Patumbak, karena berusaha melakukan perlawanan saat penangkapan. Keduanya kini ditahan dalam sel tahanan Mapolsek Patumbak.

Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fachreza kepada wartawan di Mapolsek Patumbak, Senin (25/1) mengatakan, kedua tersangka kerap melakukan aksinya disejumlah wilayah Kota Medan.

Tersangka berinisial RA alias R dan MK alias D, warga Medan, ditembak dibagian kaki saat dilakukan pengembangan, pada Rabu siang, 30 Desember 2020

Kompol Arfin menyebutkan, kedua tersangka diamankan setelah posisinya diketahui dari Global Position System (GPS) yang terpasang di sepeda motor milik korban, Ratnawati Tarigan, warga Jalan Perjuangan, Dusun III, Marindal II, Kecamatan Patumbak, Kab. Deliserdang.

“Dari GPS diketahui bahwa sepeda motor korban berada di Jalan Bilal Dalam Gang Landasan Ujung, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia,” sebut Arfin.

Tim Reskrim Polsek Patumbak kemudian meluncur ke lokasi. “Di lokasi itu tim melihat sepeda motor korban berada di teras rumah Jalan Bilal Dalam Gang Landasan Ujung. Saat rumah itu digeledah, didapati kedua tersangka berada di dalam rumah, selanjutnya diamankan,” ujarnya.

Selain kedua tersangka, petugas mengamankan barang bukti sepeda motor Honda Scoopy BK 2748 AFW, kunci letter T dan tas sandang warna hijau.

Pengembangan Kasus

Petugas kemudian melakukan pengembangan kasus. “Namun saat dilakukan pengembangan, kedua tersangka berusaha kabur dan menyerang polisi, sehingga diberi tindakan tegas dengan menembak kaki kanan kedua tersangka,” sebut Kapolsek.

Selanjutnya tersangka dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Berdasarkan laporan diperoleh, kedua tersangka beraksi disejumlah lokasi, yakni kawasan kanal Marindal dengan kerugian sepeda motor KLX. Kemudian Jalan Garu I, Medan Amplas dengan kerugian Honda Vario, di Jalan Teladan Medan Yamaha Mio Soul, dikawasan Kampung Baru Yamaha Vixion dan dikawasan Tanjung Selamat dengan kerugian Yamaha Vixion.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dipersangkakan melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 363 ayat (2) subsidair Pasal 363 ayat (1) ke-3e juncto 4-e dari KUHPidana dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.(m10)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2