Waspada
Waspada » Dua Pelaku Narkoba Dan Rampok Ditembak Mati
Medan

Dua Pelaku Narkoba Dan Rampok Ditembak Mati

NARKOBA. Sejak 2 hingga 14 Juni 2020, Polrestabes Medan tembak mati dua pelaku narkoba dan rampok karena melakukan perlawanan saat ditangkap. Ilustrasi
NARKOBA. Sejak 2 hingga 14 Juni 2020, Polrestabes Medan tembak mati dua pelaku narkoba dan rampok karena melakukan perlawanan saat ditangkap. Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Sejak 2 hingga 14 Juni 2020, dua pelaku narkoba dan rampok ditembak mati, karena melakukan perlawanan saat ditangkap.

Dua pelaku narkoba dan rampok yang ditembak mati itu  DS, 40, pengedar narkoba jenis sabu yang ditangkap di Jl. Sungai Apung, Kec. Bagan Asahan, Kota Tanjungbalai.

Dan APS alias L, 29, warga Jl Klambir V / Jl. Gatot Subroto KM 5,5, Gang Radio Medan Helvetia.

Dari catatan Waspada, Rabu (17/6), kedua pelaku kejahatan ini melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam dan menyerang polisi.

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin saat ekspos di RS Bhayangkara mengatakan, pada saat dilakukan penangkapan dan penindakan, tersangka DS melakukan perlawanan.

“Sebagaimana diketahui bila ada tersangka melakukan perlawanan yang mengancam maka kita lakukan prosedur tetap tindakan keras tegas terukur yang mengakibatkan almarhum DS meninggal dunia,” tegas Kapolda saat menggelar konferensi pers, Selasa (2/6).

Dari tersangka DS diamankan barang bukti 30 Kg sabu asal Malaysia yang siap diedarkan di Medan dan Tanjungbalai.

Selanjutnya kemarin, Satreskrim Polrestabes Medan meringkus 4 kawanan pencurian dengan kekerasan (Curas). Salah seorang pelaku terpaksa ditembak mati karena berusaha melukai petugas saat diamankan.

Residivis

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko didampingi Kasat Reskrim, Kompol Martuasah H Tobing dan Kanit Pidum, AKP Riki Pripurna Atmaja saat merilis kasus ini, Selasa (16/6) di Mapolrestabes Medan mengatakan, pelaku yang ditembak mati petugas, APS warga Jl. Klambir V / Jl. Gatot Subroto KM 5,5, Gang Radio Medan Helvetia.

“Tersangka yang meninggal dunia merupakan residivis kasus narkotika dan Curas. APS juga baru saja menjalani program asimilasi,”kata Kombes Riko.

Sedangkan tiga tersangka lainnya yakni, S warga Jl. Benteng, yang berperan sebagai eksekutor, GP, warga Jl. Binjai. Desa Lalang Kota, Kabupaten Deli Serdang yang berperan sebagai pengendara sepeda motor dan ES, warga Jl Kelambir V Garapan, yang berperan sebagai joki mengendarai sepeda motor skuter metik.

“Para pelaku beraksi di wilayah hukum Polsek Medan Baru dan Polsek Sunggal. Bahkan salah satu aksi para pelaku sempat viral di media sosial (sosial),”katanya.

Kawanan pelaku Curas ini dibekuk petugas di sekitar wilayah Jl. Sei Batang Hari, Kec. Medan Sunggal. Petugas saat ini sedang mengembangkan kasus ini untuk mencari pelaku lainnya. (m25)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2