Waspada
Waspada » Dr Alpi Sahri: Pengabdian Polisi Dalam Rangka Harkam
Headlines Medan

Dr Alpi Sahri: Pengabdian Polisi Dalam Rangka Harkam

Dr Alpi Sahri: Pengabdian Polisi Dalam Rangka Harkam
Dr Alpi Sahri: Pengabdian Polisi Dalam Rangka Harkam

MEDAN (Waspada): Pengabdian Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam kondisi unjukrasa dilakukan dalam rangka pemeliharaan keamanan (Harkam), kata akademisi Dr Alpi Sahri, Sabtu (10/10) menanggapi maraknya aksi unjukrasa dalam beberapa hari ini.

Katanya, Polri setiap tahunnya membuka pendaftaran untuk menjadi polisi dengan animo pendaftar kalangan remaja lebih dari puluhan ribu. “Antusias pendaftar remaja cukup tinggi untuk menjadi polisi sebagai insan Bhayangkara,” ujar Dr Alpi Sahri.

Disebutkan, melaksanakan profesi sebagai insan bhayangkara bukan persoalan mudah karena mengorbankan segalanya demi kepentingan umum bahkan keselamatan diri sendiri. “Menjadi insan Bhayangkara berbeda dengan pekerja yang dapat menuntut hak atas kewajiban yang telah dilaksanakan,” ujarnya.

Insan Bhayangkara, lanjutnya, harus menerima risiko apapun walaupun itu bukan untuk dan demi kepentingan pribadinya. Artinya risiko dapat dipersalahkan apabila melaksanakan profesi dan juga risiko dipersalahkan apabila tidak melaksanakan. “Dalam prespektif hukum tentunya hal ini tidak adil karena hukum didasarkan pada asas grendstraf zonder schuld,” jelasnya.

Menurutnya, insan Bhayangkara dapat dijadikan contoh melaksanakan profesi untuk kepentingan umum di atas kepentingan pribadi dan kelompok. “Ilmu yang dapat dipetik atas aksi penolakan pengesahan RUU Omnibus Law bahwa Polri bertindak untuk kepentingan umum berupa Harkam,” terangnya.

Dia melanjutkan, walaupun Polri tidak ada kaitannya secara langsung dengan omnibus law namun rela mengabaikan keselamatan diri sendiri bahkan kekhwatiran keluarganya. “Hal ini harus dapat dijadikan contoh bagi seluruh komponen bangsa sebagai bentuk amal jariyah dan ladang ibadah di dalam peradaban bangsa,” ucapnya.(m05)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2