DPS Dibutuhkan Sejalan Meningkatnya Perbankan Syariah

  • Bagikan
KEGIATAN Diskusi Terfokus DSN tentang Pelatihan dan Pengembangan Sekretariat Dewan Syariah Nasional Perwakilan Sumut. Waspada/ist
KEGIATAN Diskusi Terfokus DSN tentang Pelatihan dan Pengembangan Sekretariat Dewan Syariah Nasional Perwakilan Sumut. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Keberadaan Dewan Pengawas Syariah (DPS) di Sumatera Utara masih sangat minim karena jumlahnya masih belum sampai 10 orang khususnya di Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut. Padahal tingkat kebutuhan terhadap DPS untuk saat sekarang ini sangat banyak sekali, yakni mencapai 100 orang lebih.

Bahkan kebutuhan akan DPS itu setiap waktu terus bertambah, seiring semakin meningkatnya perkembangan keuangan syariah di antaranya kenaikan signifikan pada perbankan syariah ataupun non perbankan.
Demikian disampaikan Dr. H. Ardiansyah Lc, MA Koordinator Dewan Syariah Nasional (DSN) Perwakilan MUI Sumut di Garuda Plaza Hotel Jalan Sisingamangaraja Medan, Minggu (28/11).

Dia menyampaikan itu saat berlangsungnya, Diskusi Terfokus DSN tentang Pelatihan dan Pengembangan Sekretariat Dewan Syariah Nasional Perwakilan Sumut.

Kegiatan itu juga mengungkapkan besarnya kebutuhan akan DPS tersebut karena juga sangat dibutuhkan dalam penetapan aspek halal, hotel, rumah makan, rumah sakit yang terus berkembang di daerah ini.

“Tentunya tugas sangat berat ini tidak akan dapat dilakukan sendirian oleh DSN Perwakilan MUI Sumut,”ujar Ardiansyah didampingi Sekretaris Dr. H Akmaluddin Syahputra.

Wakil Ketua Umum III DP MUI Sumut ini,menambahkan pihaknya akan bekerjasama dengan DSN Perwakilan MUI Pusat untuk melaksanakan pelatihan-pelatihan terhadap DPS maupun calon DPS, sehingga kebutuhan akan Dewan Pengawas Syariah tersebut dapat terpenuhi secara bertahap.

Diskusi terbatas diikuti DSN Pusat dan beberapa DSN Perwakilan MUI di Indonesia secara virtual, di antaranya Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, NTB serta sejumlah tokoh berkompeten berkaitan ekonomi syariah yakni Ketua Dewan Penasehat MUI Sumut Prof. Dr. H Abdullah Syah MA yang juga Pembina DSN Sumut, Ketua Komisi Fatwa Drs. H Sanusi Lukman Lc, MA, Dekan FEBI UIN SU Dr. Muhammad Yafiz M.Ag, perwakilan dari Bank Syariah Indonesia serta Bank Sumut Syariah dan lain sebagainya.

Ardinsyah, juga menyampaikan harapannya melalui diskusi fokus terbatas ini dapat mendongkrak kesadaran bersama untuk secara terus menerus mensosialisasikan ekonomi dan keuangan syariah dalam kehidupan umat. Tentunya dengan semangat mensyariahkan ekonomi masyarakat dan memasyarakatkan ekonomi syariah.

Kemudian sosialisasi pentingnya bersyariah dalam sistem keuangan umat. “Karenanya kekurangan akan DPS itu diharapkan dapat segera teratasi,” ungkap Ardiansyah yang Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Sumut ini.(m22)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *