Waspada
Waspada » DPRD Sumut Temukan Proyek BMBK Berkualitas Rendah
Medan

DPRD Sumut Temukan Proyek BMBK Berkualitas Rendah

KUNJUNGAN KERJA. Para anggota DPRD Sumut Dapil X berfoto bersama usai melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) di Siantar-Simalungun. Waspada/ist
KUNJUNGAN KERJA. Para anggota DPRD Sumut Dapil X berfoto bersama usai melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) di Siantar-Simalungun. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Delapan Anggota DPRD Sumut Dapil X melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) di Siantar-Simalungun. Mereka menemukan sejumlah proyek di Bina Marga Bina Konstruksi  (BMBK) Sumut, yang diduga berkualitas rendah dan jauh dari harapan.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Sumut Fraksi Gerindra, Gusmiyadi, SE, Minggu (13/6) melalui siaran persnya diterima Waspada, di Medan, Minggu (13/6).

Gusmiyadi, yang juga koordinator pada kunker tersebut menerangkan, terdapat proyek-proyek  pembangunan BMBK  yang ada di Siantar-Simalungun berkualitas buruk dan terindikasi tidak baik.

“Misalnya, pengerjaan pemeliharaan jalan di Pematangsiantar-Pematang Raya dan Pematangsiantar-Kerasaan yang tidak optimal. Terbukti dengan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK yang menemukan adanya kerugian keuangan negara sebesar kurang lebih Rp830.000.000 dan Rp510.000.000 dari kekurangan kualitas aspal (density) yang mengurangi ketahanan kekuatan aspal,” kata Gusmiyadi, yang menjelaskan satu hasil temuan di antara puluhan temuan lainnya.

Ia mengatakan, selain itu ia juga menilai bahwa peningkatan struktur jalan dan pemeliharaan berkala yang dilaksanakan oleh UPT JJ Pematangsiantar, yang diduga kurang memenuhi standar, di mana pengerjaannya tidak memenuhi standar konstruksi.

“Kami merekomendasikan agar BMBK mengevaluasi perusahan pihak ketiga yang melaksanakan program tersebut dan tidak lagi melibatkannya pada kegiatan yang sama,” tegas Gusmiyadi.

Gusmiyadi menilai, BMBK tidak memiliki kecakapan dalam memetakan prioritas perbaikan kondisi jalan di Pematangsiantar dan Simalungun, sehingga berdampak terhadap mutu jalan.

Proporsional

Ia juga meminta kepada BMBK Provsu agar mengalokasikan dana untuk pemeliharaan jalan provinsi dan perlu dilakukan secara proporsional.

Ke depan, dewan berharap alokasi anggaran pemeliharaan jalan di Simalungun lebih besar jika dibandingkan dengan daerah lain, yang ruas jalannya jauh lebih pendek.

Selain itu, para anggota DPRD Sumut merekomendasikan peningkatan status jalan provinsi menjadi berstatus nasional untuk ruas jalan Pematangsiantar-Perdagangan.

Pada kegiatan Kunker Dapil X tahun ini, anggota DPRD Sumut terdiri atas Gusmiyadi, SE (Gerindra-Koordinator), Mangapul Purba, SE (Wakil Ketua-PDIP), Franky Partogi Wijaya Sirait, BSc (Sekretaris-PDIP),

Juga Ir Iskandar Sinaga (Golkar), Roni Reynaldo Situmorang (Nasdem), Rusdi Lubis, SH (Hanura), Saut Bangkit Purba, SE (Demokrat), dan H Hidayah Herlina Gusti (PKS).

Mereka menyisir berbagai program Pemprov Sumut yang terdistribusi di berbagai kelurahan dan nagori hingga instansi terkait. (cpb)

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2