DPRD Sumut: Peniadaan Mudik Cegah Klaster Baru Covid-19

  • Bagikan
Ketua Komisi B DPRD Sumut Dhody Thaher. Waspada/Partono Budy
Ketua Komisi B DPRD Sumut Dhody Thaher. Waspada/Partono Budy

MEDAN (Waspada): Ketua Komisi B DPRD Sumut Dhody Thaher (foto) menyebutkan, peniadaan mudik pada Lebaran tahun 2021 bertujuan mencegah penyebaran, penjangkitan dan mengantisipasi masuknya varian baru pandemi Covid-19.

“Saat ini kita kan selain berjuang mengendalikan penyebaran Covid-19, juga benar-benar menghindari masuknya varian baru pandemi yang dampaknya lebih berbahaya,” kata Dhody kepada Waspada di Medan, Jumat (7/5).

Anggota dewan dari Fraksi Golkar itu merespon larangan mudik Lebaran 2021, yang mulai berlaku pada Kamis (6/5), yang tertuang melalui Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Dalam SE tersebut, dijelaskan bahwa setiap anggota masyarakat dilarang melakukan perjalanan antarkota/kabupaten/provinsi/negara untuk tujuan mudik.

Merespon ini, Dhody meminta kepada masyarakat untuk ikhlas mengenyampingkan pemenuhan kebutuhan silaturahmi pada Lebaran ini, dan mendahulukan langkah pencegahan bersama.

“Kalau silaturahmi kan bisa belakangan atau gunakan teknologi komunikasi, tapi yang namanya pencegahan, kita semua harus siap kapan saja,” kata Dhody.

Daerah Perbatasan

Menurut Dhody, atensi pemerintah terkait peniadaan mudik tahun 2021 bukan hanya tertuju pada ikhtiar pengendalian Covid-19, tetapi mengantisipasi kemungkinan masuknya varian baru, B-1617 yang diduga berasal dari India.

Berdasarkan laporan, penyebaran virus mengerikan ini sudah merambah ke berbagai negara, termasuk Indonesia yang dikabarkan terpapar melalui daerah perbatasan.

“Saya kira ini tugas sangat berat, semua komponen terlibat, bukan hanya negara, tetapi lapisan masyarakat dituntut tanggungjawabnya agar negara kita terbebas dari Covid-19,” katanya.

Menyinggung adanya dampak peniadaan mudik, Dhody menyebut hal itu lazim terjadi.

“Ini kan pemerintah juga sudah menyiapkan sanksi bagi pelanggar peniadaan mudik, saya kira itu sudah tepat,” katanya.

Dhody meminta kepada masyarakat untuk bersungguh-sungguh membantu, dengan tetap patuh dan menunda mudik.

“Kita juga berharap masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan selama tidak mudik, dan mari sama-sama berdoa agar pandemi ini segera berakhir,” pintanya. (cpb)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *