DPRD Apresiasi Command Center Polrestabes Surabaya Berantas Kejahatan

  • Bagikan
ROMBONGAN Komisi A DPRD Sumut dipimpin Ketua Hendro Susanto (enam dari kanan), Kapolrestabes Surabaya Kombes Sandi Nugroho (enam dari kiri) dan anggota, M Subandi ST (tiga dari kanan) jajaran ketika berkunjung ke Polresta Surabaya, Jawa Timur, pekan lalu. DPRD Sumut apresiasi kehadiran Command Centre di Polresta Surabaya. Waspada/Ist
ROMBONGAN Komisi A DPRD Sumut dipimpin Ketua Hendro Susanto (enam dari kanan), Kapolrestabes Surabaya Kombes Sandi Nugroho (enam dari kiri) dan anggota, M Subandi ST (tiga dari kanan) jajaran ketika berkunjung ke Polresta Surabaya, Jawa Timur, pekan lalu. DPRD Sumut apresiasi kehadiran Command Centre di Polresta Surabaya. Waspada/Ist

Medan (Waspada): DPRD Sumut apresiasi Command Center Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, yang dinilai mampu berantas berbagai tindak kejahatan, termasuk narkoba dan begal.

“DPRD Sumut apresiasi Command Center Polrestabes Surabaya berantas kejahatan, termasuk curanmor, narkoba dan begal,” kata anggota Komisi A DPRD Sumut, M Subandi ST, kepada Waspada, Sabtu (22/2).

Dia merespon kunjungan Komisi A ke Command Centre (CC) di Polrestabes Surabaya, pekan lalu yang diterima langsung Kapolrestabes Kombes Sandi Nugroho dan jajarannya.

Hadir di sana Ketua Komisi A Hendro Susanto, dan jajarannya.

Menurut Subandi, Kapolresta Surabaya Kombes Sandi Nugroho menjelaskan panjang lebar tentang CC, yang tergolong canggih di Surabaya.

“Kata Pak Sandi, dia pernah menerapkan CC sewaktu menjabat Kapolresta Medan, tetapi terkesan tidak dilanjutkan,” kata Subandi.

Sandi Nugroho menjabat Kapolrestabes Medan mulai 14 November 2016–16 November 2017.

CC Polrestabes Surabaya merupakan pusat pengendalian seluruh kegiatan kepolisian.

Pusat ini menjadi sentra pelayananan bagi masyarkat yang ingin mendapatkan informasi tentang pelayananan kepolisian, partisipasi publik secara interaksif dan sarana community policing 2 arah.

Aplikasi Super

Dijelaskan Subandi, pelayanan CC dilengkapi dengan seribuan kamera CCTV di seluruh pelosok kota, yang dapat melihat langsung berbagai perkembangan di masing-masing lokasi.

Sehingga, kalau warga ingin melaporkan kejadian, dia tinggal pencet nomor yang sudah disediakan.

Nantinya, operator akan mengarahkan pesan ke polisi terdekat.

“Ini cukup positip, karena warga tak perlu melapor ke polisi dan nomor telepon mereka dirahasiakan,” ujar Subandi.

Hasilnya menurut Subandi, kejahatan dapat diberantas dan pelakunya dapat ditangkap.

Polrestabes Surabaya memiliki inovasi pelayanan kepolisian digital yang dikemas dalam aplikasi Super (Surabaya Emergency Police Reponse).

Super memungkinkan publik mengakses berbagai informasi kepolisian yang boleh diketahui oleh masyarakat surabaya.

Perbedaan dengan Polrestabes lain di Indonesia, CC di Polrestabes surabaya lebih spesifik untuk pengamanan kota dan menekan angka kriminal.

Termasuk integrasi dengan 1.000 lebih CCTV serta kamera tilang. (cpb)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *