Waspada
Waspada » DPRD Sumut Minta Gubsu Bantu Sediakan Damkar
Medan

DPRD Sumut Minta Gubsu Bantu Sediakan Damkar

SEORANG petani tampak mencangkul di depan Gunung Berapi di Tanah Karo, belum lama ini. DPRD Sumut minta Gubsu sediakan damkar guna membersikan debu vulkanik gunung berapi. Waspada/Surya Effensi
SEORANG petani tampak mencangkul di depan Gunung Berapi di Tanah Karo, belum lama ini. DPRD Sumut minta Gubsu sediakan damkar guna membersikan debu vulkanik gunung berapi. Waspada/Surya Effensi

MEDAN (Waspada): DPRD Sumut minta Gubsu bantu sediakan mobil pemadam kebakaran/damkar guna bersihkan debu vulkanik Gunung Sinabung, Tanah Karo.

“Saat ini Pemkab Tanah Karo butuh damkar untuk membersihkan tumpukan debu vulkanik ‘dimuntahkan’ Gunung Sinabung, Senin (10/8),” kata Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting kepada wartawan di Medan, Rabu (12/8).

Politisi PDI-P ini merespon dampak letusan gunung berani Sinabung yang memuntahkan debu vulkanik pukul 10.16 WIB itu.

Akibatnya, dua kecamatan lain di Karo yang paling parah terdampak erupsi gunung setinggi 2.451 meter itu kemarin adalah Naman Teran dan Merdeka.

Puluhan desa di dua kecamatan tersebut mendadak gelap sekitar tiga jam karena kawasan mereka tertutup debu vulkaik.

Bupati Tanah Karo sudah melakukan upaya pembersihan dengan menggunakan damkar, namun jumlahnya masih belum memadai.

Karenanya, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting minta Gubsu segera bantu damkar untuk bersihkan Gunung Sinabung, dengan kordinasi dinas terkait.

Menurutnya, mobil damkar harus lebih banyak jumlahnya dikerahkan untuk membersihkan tumpukan debu vulkanik yang sangat mengganggu warga masyarakat.

Beberapa kabupaten yang berdekatan dengan Karo memiliki mobil damkar dapat dimanfaatkan untuk membantu membersihkan debu vulkanik tersebut.

“Di sini kita minta Gubsu menghimbau mereka agar mengerahkan mobil damkarnya,” ujar Baskami.

Ganggu Aktifitas

Dikatakan Baskami, tumpukan debu dari erupsi Gunung Sinabung mengganggu semua aktivitas masyarakat di luar rumah.

Bahkan juga dapat merusak lahan pertanian yang dapat mengakibatkan petani mengalami kerugian cukup besar dan terancam gagal panen.

Selain menutupi areal pertanian milik warga, kata Baskami lagi, abu vulkanik Gunung Sinabung juga membuat kondisi jalan dan pemukiman penduduk menjadi berlumpur.

“Kondisi yang memprihatinkan itu, kabupaten/kota yang bertetangga dengan Karo perlu segera memberikan bantuan ikut membersihkan debu vulkanik,” ujarnya.

Yakni dengan menggunakan mobil damkar masing-masing dan tak kalah pentinnya Pemkab/Pemko membantu penyediaan masker bagi warga.

Dalam kondisi sekarang, ungkap Baskami lagi, masyarakat Karo, khususnya di wilayah jatuhnya hujan debu vulkanik harus memakai masker agar tidak mengganggu pernapasan. (cpb)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2