DPRD Medan Harap Seleksi Direksi BUMD Jangan Jadi Ajang Balas Jasa

  • Bagikan
TERMINAL Bus Belawan yang berada di Jl. Selebes Kel. Belawan I Kec. Medan Belawan, sudah bertahun-tahun terbengkalai alias tidak berfungsi. Pemko Medan  diminta fungsikan Terminal Bus Belawan. Waspada/Andi Aria Tirtayasa
TERMINAL Bus Belawan yang berada di Jl. Selebes Kel. Belawan I Kec. Medan Belawan, sudah bertahun-tahun terbengkalai alias tidak berfungsi. Pemko Medan  diminta fungsikan Terminal Bus Belawan. Waspada/Andi Aria Tirtayasa

MEDAN (Waspada): Anggota Komisi III DPRD Medan, Rudiawan Sitorus. S.Fil.I, M.Pem.I mengingatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada di Pemerintah Kota (Pemko) Medan tidak menjadi perusahaan yang menyerap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kemudian tidak menghasilkan apa-apa.

Harapan ini disampaikannya melihat keprihatinan tiga BUMD di Pemko Medan ini tidak pernah memberikan kontribusi yang baik terhadap Pemko Medan.

“Dari tahun ke tahun tiga BUMD di antaranya PD.Pasar, PD.Rumah Potong Hewan (RPH) dan PD.Pembangunan selalu merugi dan tidak memberikan keuntungan kepada Pemko Medan,” jelas Rudiawan kepada wartawan di Medan, Jumat (25/6).

Penyertaan Modal

Padahal, kata Politisi Dapil I ini, penyertaan modal yang diberikan kepada Pemko Medan kepada BUMD ini diharapkan mampu memberi kontribusi yang maksimal untuk keuangan daerah. “Hari ini kita menyaksikan, BUMD yang ada terus merugi, honor karyawan terancam bahkan pengelolaan aset yang ada di BUMD ini tidak maksial dikembangkan,” ungkapnya.

Dengan fenomena ini, Rudiawan yang juga menjabat Sekretaris DPD PKS Kota Medan ini mengingatkan seleksi Direksi BUMD benar-benar dilakukan dengan profesional. “Kita mengharapkan seleksi direksi BUMD bisa menghasilkan orang-orang yang memiliki kompetensi memimpin dan bisa mendongkrak PAD kota Medan mencapai target,” jelasnya.

Politisi Muda PKS ini mengingatkan, seleksi jabatan direksi BUMD jangan jadi ajang balas budi, sehingga menghasilkan direksi tidak profesional dalam bekerja.

“Kita tidak ingin pemilihan direksi ini sebagai ajang balas budi. Kita sangat khawatir proses tersebut mengakibatkan pemko Medan menanggung kerugian dan tidak berdampak pada masyarakat kota Medan,” katanya. (h01)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *