Waspada
Waspada » DPRD Desak Gubsu Bantu Petani Terdampak Erupsi Sinabung
Medan

DPRD Desak Gubsu Bantu Petani Terdampak Erupsi Sinabung

DUA petani di Tanah Karo tampak membersihkan lahannya yang tertutupi debu vulkanik Gunung Sinabung. DPRD Sumut desak Gubsu Edy Rachmayadi segera bantu para petani yang terdampak langsung debu erupsi Gunung Sinabung di Tanah Karo. Waspada/Ist
DUA petani di Tanah Karo tampak membersihkan lahannya yang tertutupi debu vulkanik Gunung Sinabung. DPRD Sumut desak Gubsu Edy Rachmayadi segera bantu para petani yang terdampak langsung debu erupsi Gunung Sinabung di Tanah Karo. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): DPRD Sumut desak Gubsu Edy Rachmayadi segera bantu para petani yang terdampak langsung debu erupsi Gunung Sinabung di Tanah Karo.

DPRD desak Gubsu bantu petani terutama terhadap empat kecamatan di Tanah Karo yang lahannya rusak terdampak erupsi Sinabung.

“Kita minta Gubsu kucurkan bantuan dan modal kepada mereka yang kehidupannya tak menentu akibat musibah tersebut,” kata Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting, Jumat (21/8).

Empat kecamatan itu Namanteran, Merdeka, Dolat Rayat dan Berastagi termasuk yang paling parah akibat erupsi Gunung Sinabung yang terjadi dua pekan lalu,

Dampaknya, kehidupan rakyat di Tanah Karo menjadi tidak menentu. Kerusakan lahan milik petani menurut versi Baskami mencapai 1,483 hektar yang hancur diterjang abu vulkanik erupsi Gunung Sinabung.

“Saat ini petani Karo di empat kecamatan itu benar-benar tersungkur diterjang erupsi Gunung Sinabung dan pandemi Covid-19,” katanya.

Petani mengalami rugi besar dan saat ini di ambang kebangkrutan, karena 23 jenis holtikultura mereka yang sudah siap panen luluh-lantak oleh abu vulkanik.

Megap-Megap

Menurut Baskami, sebelum terjadinya erupsi Gunung Sinabung yang memuntahkan debunya, petani Karo juga sudah “megap-megap”.

Ini terjadi akibat harga hortikultura mereka anjlok di tengah pandemi Covid-19.

“Kini musibah kembali menerjang mereka, sehingga petani benar-benar bangkrut dan sangat membutuhkan bantuan modal dari pemerintah,” katanya.

Karenanya, Baskami mengigatkan Gubernur Sumut untuk segera memerintahkan OPD (Organisasi Perangkat Daerahnya).

Mereka diminta untuk mengalokasikan bantuan modal kepada petani yang terdampak erupsi Gunung Sinabung melalui anggaran refocusing tahap kedua.

Ini dimasudkan agar petani bisa kembali menggeliatkan ekonominya.

Erupsi Gunung Sinabung disertai penyebaran material debu vulkanik panas yang cukup tebal terjadi sejak 8 Agustus lalu.

Akibatnya, telah menimbulkan kerugian Rp41,8 miliar bagi petani yang berada di empat kecamatan di Tanah Karo. (cpb)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2