Waspada
Waspada » Dosen USU Edukasi Warga Hadapi Kebiasaan Baru
Medan

Dosen USU Edukasi Warga Hadapi Kebiasaan Baru

KETUA KKN-PPM Fak. Keperawatan USU Ismayadi bersama warga Medan Sunggal. Dosen Fak keperawatan USU edukasi warga hadapi kebiasaan baru. Waspada/ist
KETUA KKN-PPM Fak. Keperawatan USU Ismayadi bersama warga Medan Sunggal. Dosen Fak keperawatan USU edukasi warga hadapi kebiasaan baru. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Dosen Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara (USU) Ismayadi, S Kep, Ns, M Kes, CHt, CI melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM), Minggu (11/10) di Kelurahan Tanjung Rejo Medan Sunggal. Salah satu pengadian Dosen USU itu adalah edukasi warga hadapi kebiasaan baru.

Dosen USU Edukasi Warga Hadapi Kebiasaan Baru melalui teknik self hypnosis.

Kegiatan melibatkan Karang Taruna Medan Sunggal bertujuan mengedukasi masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan teknik self hypnosis.

Menurut Ketua KKM-PPM Ismayadi, S.Kep, Ns, M Kes, CHt, CI mengatakan, situasi adaptasi kebiasaan baru ini adalah cara kita menyesuaikan perilaku di keluarga dan di masyarakat.

Menurutnya, dengan menerapkan protokol kesehatan, maka masyarakat sudah produktif mencegah penularan virus corona.

Adaptasi kebiasaan baru ini penting dilakukan pada sektor rumah ibadah, pasar atau pertokoan, perkantoran, transportasi umum, hotel, dan restoran.

“Adaptasi kebiasaan baru, bisa berjalan secara efektif jika masyarakat menaati dan konsisten dengan penerapan protokol kesehatan yang ada yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” katanya.

Tatanan Hidup Baru

Didampingi anggota PPM, Mahnum Lailan Nasution, S Kep Ns M Kep, Ismayadi mengatakan, seluruh masyarakat bisa memahami dan menjalankan tatanan hidup baru ini dengan sungguh-sungguh.

Ini dimaksudkan agar bisa tetap beraktivitas normal (dengan kebiasaan yang baru) dan terhindar dari penyebaran virus corona.

“Salah satu cara menjaga kesehatan dengan cara self hypnosis, yang arti menghipnosis diri sendiri tanpa bantuan orang lain, jika bisa menghipnosis diri sendiri, itu artinya kita memegang kontrol atas diri kita seutuhnya, dan ini bisa mensugestikan diri sendiri dengan berbagai keingginan tentang kesehatan kita sendiri demi meningkatkan imun dan kesehatan,” katanya.

Menfaat dari self hypnosis tersebut, yaitu merilekskan tubuh dan pikiran, memaksimalkan hasil belajar, mengatasi kesulitan tidur, mengendalikan diri sendiri, dan memprogram pikiran.

“Saat dibimbing melakukan self hypnosis, maka masyarakat merasakan lega, kenyaman dan kebahagian,” uangkapnya. (m19)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2