Waspada
Waspada » Dosen Universitas Dharmawangsa Berdayakan Masyarakat Di Pantailabu
Medan

Dosen Universitas Dharmawangsa Berdayakan Masyarakat Di Pantailabu

DOSEN Universitas Dharmawangsa, melaksanakan Pengabdian dengan memberdayakan masyarakat di Desa Denai Lama Kecamatan Pantailabu Deliserdang bersama peserta kegiatan. Waspada/ist
DOSEN Universitas Dharmawangsa, melaksanakan Pengabdian dengan memberdayakan masyarakat di Desa Denai Lama Kecamatan Pantailabu Deliserdang bersama peserta kegiatan. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Dosen Universitas Dharmawangsa laksanakan Pengabdian, dengan berdayakan masyarakat di Desa Denai Lama Kecamatan Pantailabu, Deli Serdang.

Dosen Universitas Dharmawangsa laksanakan pengabdian di Pantailabu, dengan berdayakan masyarakat berupa pelatihan komunikasi dan bisnis di Kecamatan Pantailabu, Kabupaten Deli Serdang.

Demikian disampaikan Ketua Tim Pemberdayaan Dr Cut Alma Nuraflah, M A, Kamis (15/10). Dr Cut Alma Nuraflah yang juga pelatih bersama  Rina Melati Sitompul M H dan Azmiaty Zuliah M H.

Dr Cut Alma Nuraflah, menyebutkan, pelaksanan Tridharma Perguruan Tinggi salah satunya adalah melakukan pemberdayaan kepada masyarakat.

Tujuannya untuk membantu memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapi di masyarakat secara langsung dengan keilmuan yang dimiliki.

Kata dia, dalam kegiatan kali ini Universitas Dharmawangsa melakukan dengan pemberdayaan, berupa pelatihan komunikasi dan bisnis kepada 15 orang kader kelompok PKK dan Rumah Produksi Desa Denai Lama, Kecamatan Pantailabu, Kabupaten Deli Serdang.

Saat kegiatan berlangsung, Ketua PKK Desa Denai Lama, Julita menyampaikan bahwa Desa Denai Lama memiliki keunggulan berupa agro wisata sawah Paluh Naga.

Anggota kader PKK sudah sejak lama melakukan berbagai kegiatan produksi rumah tangga, antara lain pembuatan emping, dodol dan kopi berbahan dasar biji melinjau, namun belum mampu membantu meningkatkan pendapatan masyarakat dari segi ekonomi.

Ketua PKK berharap dengan semakin banyaknya masyarakat yang berkunjung ke desa bisa memberikan semangat baru bagi kelompok untuk  berkembang dan menggali potensi masyarakat desa.
Oleh karenanya kedatangan Universitas Dharmawangsa bertujuan untuk melakukan pemberdayaan kepada masyarakat dengan menggali potensi masyarakat lebih dalam lagi.

Semangat

Dari kegiatan ini diketahui bahwa kebanggaan masyarakat terhadap desa wisata yang mereka miliki dapat memperkuat semangat pemberdayaan dengan menambah keterampilan berupa pembuatan pupuk eco enzym dari sampah sayur dan buah yang dimilki setiap rumah tangga.

Pupuk ecoenzyme sangat bermafaat bagi tanaman padi masyarakat. Berbahan dasar limbah sayur dan buah rumah tangga yang mudah didapat, hasil dari keterampilan ini bernilai ekonomis.

Hasil pengembangan ecoenzyme ini diharapkan kedepannya dapat menggantikan pupuk berbahan kimia yang selama ini dipergunakan untuk pertanian.

Karena hasil produk pertanian tanpa ada unsur kimia (organik) sekarang ini paling diminati pasar dan sudah tentu bernilai jual tinggi.

Pelatihan yang dilaksanakan oleh Dr Cut Alma Nuraflah, M A menambahkan, pihaknya berharap pelatihan yang dilaksanakan ini dapat menambah motivasi masyarakat untuk dapat memproduksi ecoenzyme untuk dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Terutama sebagai pengganti pupuk kimia dalam kegiatan bercocok tanam.

Pemanfaatan ecoenzym sebagai pupuk ke depannya juga dapat menjadi karakteristik desa dalam memasarkan wisata sawah desa sebagaimana yang diharapkan pemerintah desa setempat. (m22)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2