Waspada
Waspada » Dosen UMA Edukasi Warga Tingkatkan Produksi Pakan Ikan
Medan

Dosen UMA Edukasi Warga Tingkatkan Produksi Pakan Ikan

KETUA BUMG Afwadi didampingi Sekretaris BUMG, Ari Muladi bersama warga desa dan Dosen UMA Ir H. Darianto. Dosen UMA Ir H Darianto memberikan edukasi kepada warga bagaimana tingkatkan pakan ikan. Waspada/ist
KETUA BUMG Afwadi didampingi Sekretaris BUMG, Ari Muladi bersama warga desa dan Dosen UMA Ir H. Darianto. Dosen UMA Ir H Darianto memberikan edukasi kepada warga bagaimana tingkatkan pakan ikan. Waspada/ist

MEDAN (Waspada):  Perekayasa Teknologi  Ir H Darianto dari Universitas Medan Area (UMA) tergabung dalam tim diseminasi melakukan study comparative ke Desa Jangka Alue Bie, Kecamatan Jangka, Kabupaten Aceh Bireuen, yang merupakan binaan Kementerian Perikanan dan Kelautan. Dosen UMA itu memberi edukasi kepada warga bagaimana tingkatkan produksi pakan ikan.

Salah satu langkah yang dilakukan dosen UMA edukasi warga tingkatkan produksi pakan ikan adalah dengan meningkatkan ketahanan mesin.

Ir H  Darianto kepada Waspada di Medan, Jumat (16/10) mengatakana, Desa Jangka memiliki luas kolam budidaya ikan 600 Ha yang dikelola  masyarakat. Kolam budidaya ikan ini  berrgantung dari hasil produksi pakan mandiri Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Malaka.

“Meski kualitas pakan tidak sekelas dengan pakan pabrik, namun masyarakat merasa sangat puas dengan hasil olahan putra daerah disebabkan harganya yang separuh lebih murah dari pakan pabrikan,” katanya.

Untuk meningkatkan produksi pakan ikan, Ir H Darianto, M.Sc mengajak warga berdiskusi untuk meningkatkan ketahanan mesin dalam melakukan poduksi  pakan ikan.

Sebelumnya produksi mesih pakan ikan hanya mengeluarkan 50 hingga 80 kg per jam atau setara dengan 400 kg per hari, sementara kebutuhan lima  kali lipat.

Kolaborasi warga dan tim study comparative berupaya mencipatkan mesin agar mampu berproduksi 1 ton per hari.

Di samping itu BUMG juga ingin kerjasama dalam hal pengadaan bahan baku pelet apung yang harganya sangat mahal bila didi lokasi pabrik.

Katanya, masukan dari BUMG dapat memperkaya teknologi mesin yang sedang dibangun oleh tim desiminasi.

“Mudah mudahan selesai di bulan Oktober ini dan sudah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Kegiatan yang dilakukan dosen UMA tersebut mendapat sambutan luar biasa dari warga Desa Jangka.(m19)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2