Dosen Fakultas Kehutanan USU Hibahkan Stup Lebah Madu Trigona

  • Bagikan

MEDAN(Waspada): Dosen Fakultas Kehutanan USU menghibahkan stup lebah madu trigona (tanpa sengat) dan melatih masyarakat Desa Ria-Ria Kabupaten Humbang Hasundutan Sumut.


Kegiatan hibah saat berlangsungnya Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk Introduksi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Lebah Madu Trigona SP,melalui integrated Apiculture Agroforestry System sebagai diversifikasi produk pangan dalam penguatan food estate di Humbang Hasundutan.

Kegiatan dilakukan oleh Dosen Fakultas Kehutanan USU,yakni Dr. Ir. Luthfi Hakim, S.Hut., M.Si., IPM, Dr. Ir. Tito Sucipto, S.Hut., M.Si., IPU, dan Dr. Apri Heri Iswanto, S.Hut., M.Si.

Pengenalan dan pelatihan lebah madu trigona dilakukan di Balai Desa Ria-Ria Kecamatan Polung Sabtu 20 Nopember lalu. “Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan pengabdian dosen wajib mengabdi di food estate Humbang Hasundutan yang dilaksanakan dalam rangka mendungkung Tri Darma Perguruan Tinggi,”kata Dr. Ir. Luthfi Hakim, S.Hut., M.Si., IPM Minggu(28/11).

Pengenalan dan pelatihan lebah madu trigona dilakukan di Balai Desa Ria-Ria Kecamatan Polung Sabtu 20 Nopember lalu. “Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan pengabdian dosen wajib mengabdi di food estate Humbang Hasundutan yang dilaksanakan dalam rangka mendungkung Tri Darma Perguruan Tinggi,”kata Dr. Ir. Luthfi Hakim, S.Hut., M.Si., IPM Minggu(28/11).

Dijelaskanya, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini juga dihadiri, Wakil Dekan III Fakultas Kehutanan USU yaitu Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si dan Kepala Desa serta Sekertaris Desa Ria-Ria. 
Dr. Ir. Luthfi Hakim, S.Hut., M.Si., IPM kepada masyarakat menyajikan materi cukup rinci mulai dari pengenalan jenis lebah trigona, karakteristik lebah trigona, rasa madu trigona dan teknik pengembangbiakan jenis lebah ini.  Selain itu agar lebih informatif, pemaparan materi dilengkapi dengan video cara membudidayakan lebah madu trigona serta cara memanen lebah madu trigona.  Selama pemaparan berlangsung, peserta yang menyaksikan sangat antusias karena madu ini mudah dibudidayakan dan ramah terhadap manusia (tidak menyengat).

Pada akhir acara kegiatan ini, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Kehutanan USU menghibahkan enam stup lebah madu trigona. 

Penyerahan diberikan secara simbolis kepada Kepala Desa Ria Ria.  Penyerahan secara simbolis ini disaksikan langsung oleh Sekertaris desa, perangkat desa, dan masyarakat. 

Setelah penyerahan enam stup lebah madu trigona ini, beberapa stup dibuka kemasannya dan dilakukan praktik cara menempatkan stup, merawat stup sebagai rumah lebah trigona.  Bebrpa orang juga dipersilahkan mencoba menghisap madu dari sarang lebah dengan menggunakan sedotan.

Tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Kehutanan USU berharap agar lebah madu trigona dapat dibudidayakan lebih banyak lagi di Desa Ris-Ria.  Minimal dapat memenuhi kebutuhan madu masyarakat setempat hingga dapat di komersilakan dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.(m22)

Waspada/ist
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Kehutanan USU menghibahkan stup lebah madu trigona secara simbolis kepada Kepala Desa Ria Ria.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *