Doli Pastikan Musda X Golkar Tak Salahi Aturan
banner 325x300

Doli Pastikan Musda X Golkar Tak Salahi Aturan

  • Bagikan
WAKETUM DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung. Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia pastikan Musda X DPD Golkar Sumut tak salahi aturan. Waspada/yuni naibaho
WAKETUM DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung. Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia pastikan Musda X DPD Golkar Sumut tak salahi aturan. Waspada/yuni naibaho

MEDAN (Waspada) Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia pastikan Musyawarah Daerah (Musda) X DPD Partai Golkar Sumut tidak salahi aturan atau melanggar AD/ART (Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga) partai.

“Segala komponen untuk pelaksanaan musda telah terpenuhi. Termasuk perihal mandat,” ujar Doli saat ditemui usai penutupan Musda X di Hotel JW Marriott, Medan, (24/2).

Menurut Doli, setiap musda yang diberi mandat ada 9 sampai 10 orang. Ini soal teknis saja, musda sudah harus dilaksanakan kemarin.

“Karena ada rapat di Jakarta dan atas izin ketua umum, musda ini diundur, tadi pagi saya datang ke sini semua peserta sudah hadir lengkap, pak Aziz rupaya ada tugas sampai siang ini, urusan Omnibus Law,” katanya.

Menurutnya, setiap penerima mandat, berkewajiban untuk mensukseskan pelaksanaan Musda. Ia juga tidak yakin bakal ada musda tandingan.

“Orang musda sudah selesai, musda dari mana lagi. Saya kan Waketum. Semua hasil musda akan dilaporkan ke ketua umum atau DPP, nanti DPP akan verifikasi semua, bukan hanya Sumut,” katanya.

“Saya kan juga di DPP, apakah misalnya ada hal-hal. Saya pastikan musda sudah sesuai juklak, AD/ART,” jelas Ketua Komisi II DPR RI itu.

Ditambahkannya, pada Petunjuk Pelaksana (Juklak) juga diatur tentang pendaftaran bakal calon. Bahkan, masa pendaftaran diperpanjang sehari.

“Semua unsur di AD/ART dan juklak sudah terpenuhi. Tidak ada pelanggaran Di DPP gak ada dualisme, satu Ketua Umum Airlangga Hartarto,” bilangnya.

Doli juga menyindir Meutya Hafid yang kerap salah menyampaikan informasi. Menurutnya, Ketua Komisi I DPR RI mengurusj bidang komunikasi.

“Kewenangan Musda ada di Korbid Kepartaian, salah satunya bidang organisasi, keduanya tadi pidato, pak Zulfikar,” tuturnya. (cyn)

  • Bagikan