Waspada
Waspada » DJ Cliffrs Promosikan Pariwisata Lokal Di Sumut
Medan

DJ Cliffrs Promosikan Pariwisata Lokal Di Sumut

DJ Cliffrs. DJ mempunyai tekad membantu promosikan parawisata lokal di Sumut yang merupakan kampung halamannya. Waspada/Ist
DJ Cliffrs. DJ mempunyai tekad membantu promosikan parawisata lokal di Sumut yang merupakan kampung halamannya. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Disc Jockey atau DJ Cliffrs (foto) mempunyai tekad membantu promosikan pariwisata lokal di Sumut, yang merupakan kampung halamannya.

DJ Cliffrs yang pernah berkolaborasi dengan musikus papan atas, seperti Angger Dimas, Mahesa Utara, hingga Tenishia, melalui label rekamannya, Toco Recording, ingin promosikan pariwisata lokal di Sumut.

Dia mempunyai niat mulia juga mengembangkan pariwisata serta keindahannya.

Ia menjalani recording atau live set di tempat wisata di Sumatera Utara, seperti di Taman Simalem, Danau Toba, dan Eco Tourism yang berada di Kabupaten Langkat, menjadi pilihannya.

“Awalnya aku sering lihat teman dan anak-anak Medan itu sering liburan ke negara tetangga,”DJ Cliffrs saat bincang-bincang dengan wartawan di Medan, Selasa (9/6).

“Mereka kerja bertahun-tahun nabung terus habisinnya di sana,” imbuhnya.

“Aku termotivasi, ayolah kita promosikan wisata daerah tempat aku dilahirkan agar menjadikan lebih baik,” katanya.

“Kalau banyak yang kunjungin dengan otomatis bakal meningkatkan pendapatan daerah dan membantu pemerintah,” imbuhnya.

Tidak cuma di Sumut, Cliffrs sudah punya rencana membantu mempromosikan pariwisata di beberapa daerah lainnya di Indonesia.

“Setelah Sumut, aku bakal ke Sumatera Barat dan mungkin Lampung, yang begitu cantik pantai-pantainya,” ujarnya.

Kembangkan Bakat

Toco Recording sendiri didirikan Cliffrs bersama DJ Panca Borneo dengan tujuan membantu para DJ menerbitkan lagu mereka serta mengembangkan bakat dari DJ lokal.

Niat pria yang memulai karier sejak 2004 itu dalam membantu mengangkat pariwisata Sumut memang terus dilakukannya di tengah pandemi Covid-19.

“Kita memang menghadapi sedikit kendala selama pandemi tapi kita berusaha tetap mengikuti protokol kesehatan,” katanya.

“Kita juga pernah ditolak untuk balik karena daerah itu sedang diterapkan PSBB,” kenang Cliffrs.

Untuk diketahui saat ini, Cliffrs menjadi salah satu pengurus di PDJI (Persatuan Disc Jockey Indonesia).

Selain itu, pria asal Medan ini sudah mendirikan recording label dengan nama Toco Recording, sejak 2014.

Recording ini merupakan hasil kerjasama dengan DJ Panca Borneo.
Di tahun 2018 lalu, Toco Recording juga mengembangkan sayap dengan menciptakan Toco Music.

Sebuah platform komunitas musik dengan motto “All Label – All Producer – All DJ“, yang bertujuan menyatukan seluruh DJ maupun produser, baik lokal maupun non-lokal.

“Sudah banyak kompetisi yang dimenangkan para anggota yang tergabung di Toco Music sehingga membuat Toco Music sebagai salah satu komunitas musik yang memiliki nama di Sumatera Utara,” katanya.

“Bahkan sudah menjangkau luar Sumatera, mungkin kami tidak segan lagi menyebutkan Indonesia,” cetus Cliffrs.(m25)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2