Diskusi Dan Peluncuran Buku Karya 2 Dosen Produktif FH UMSU

Diskusi Dan Peluncuran Buku Karya 2 Dosen Produktif FH UMSU

  • Bagikan
TANGKAPAN layar zoom meeting disuksi peluncuran buku dua dosen produktif Fakulta Hukum UMSU. Waspada/Ist
TANGKAPAN layar zoom meeting disuksi peluncuran buku dua dosen produktif Fakulta Hukum UMSU. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Intrans publishing bekerjasama dengan Pusat Studi Konstitusi dan Anti Korupsi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (Puskasi UMSU) menyelenggarakan diskusi dan peluncuran dua buku 2 dosen, Rabu (23/12).

Dua buku tersebut yakni buku Hukum Pemerintahan Daerah karya Dr Eka N A M Sihombing, S H, M Hum dan buku Lembaga Kepresidenan karya Andryan, SH, MH.

Kedua penulis merupakan dosen Fakultas Hukum UMSU, yang setiap tahunnya tetap produktif dan konsisten menghasilkan karya-karya buku terbaru di bidang hukum tata negara.

Abdur Rohim Idung Pimpinan Setara Press, Intrans Publishing menyampaikan selamat atas peluncuran buku kepada kedua penulis produktif tersebut.

Sementara Dr Zainuddin, S.H, MH (Wakil Dekan III Fakultas Hukum UMSU) mewakili pimpinan fakultas menytakan turut berbangga atas hasil karya buku dari kedua penulis handal yang merupakan kebanggaan dan juga aset berharga Fakultas Hukum UMSU.

“Banyak orang “cemburu” dengan Pak Eka dan Pak Andryan, tetapi dalam konteks yang positif, karena ber-fastabikhul khoirot (berlomba-lomba dalam kebaikan) itu sangat diperlukan, terutama dalam mendorong para akademisi untuk merutinkan diri dalam menuliskan buku-buku, sehingga kedua penulis merupakan inspirator bagi dosen-dosen lain untuk memiliki semangat produktif menulis,” katanya.

Narasumber yang hadir via zoom meeting membedah buku yaitu Prof Dr Muhammad Fauzan SH, M Hum (Guru Besar FH Unsoed), yang ahli dalam pemerintahan daerah.

“Permasalahan dinamis pemerintahan daerah, sehingga buku ini kerap menjadi salah satu jawaban atas segala tantangan yang ada, dengan menyajikan berbagai teori-teori hukum yang kaya untuk pemerintahan daerah,” ujarnya.

Saran Melalui Tulisan

Prof Fauzan juga menyampaikan kita harus mampu menyampaikan saran melalui tulisan untuk kebaikan sistem hukum dalam bernegara, terlepas hal itu akan diimplementasikan atau tidak.

“Untuk itu, dibutuhkan adanya pemilihan kepala daerah secara asimetris sebab terdapat problematika karena desentralisasi asimetris belum secara sempurna diterapkan di Indonesia, selain itu ada kekhususan dari buku ini karena membahas mengenai otonomi khusus dan juga pemerintahan desa, sehingga membawa dimensi yang lebih jauh dan terperinci terhadap pemerintahan daerah,” sebutnya.

Sedangkan buku Lembaga Kepresidenan karya Andryan, SH, MH dibedah Dr Auliya Khasanofa, SH, M.H (Sekjen MAHUTAMA). Dr memuji buku ini dikarenakan terdapat keunikan yang melengkapi penyajian khazanah literatur tentang lembaga kepresidenan sebelumnya.

“Secara rinci, buku ini telah memaparkan dinamika eksistensi lembaga kepresidenan dalam perspektif historis dari masa ke masa. Penulis juga mengulas Dewan Pertimbangan Agung yang telah dihapuskan. Hingga dalam konteks terkini, mengenai peran dan fungsi Dewan Pertimbangan Agung dalam UUD NRI Tahun 1945,” paparnya.

Kedua narasumber sekaligus pembedah pada hakikatnya sangat mengapresiasi buku Hukum Pemerintahan Daerah dan Lembaga Kepresiden tersebut. Para narasumber juga menyokong kepada kedua penulis untuk terus melahirkan karya-karya baru.

Acara ini berlangsung tertib dan aktif dimoderatori Abdurrachman Sofyan, MH (senior editor Intrans Publishing).

Pada sesi diskusi dan tanya jawab terdapat beberapa pertanyaan menarik penanya dari partisipan, mulai dari Ilham Putuhena yang melontarkan pertanyaan mengenai otonomi khusus papua, dan juga pertanyaan dari Ibu Afifa Rangkuti mengenai pemerintahan daerah.

Kerjasama antara Intrans Publishing Puskasi UMSU yang diketuai Benito Asdhie Kodiyat MS, S H, MH sebagai dukungan dan apresiasi bagi dosen-dosen produktif menghasilkan karya ilmiah.(m05)

 

  • Bagikan