Diseret Pengemudi Mobil Mercy, Satpam Jadi Terlapor, Kapoldasu Diminta Ambil Alih Kasusnya

Diseret Pengemudi Mobil Mercy, Satpam Jadi Terlapor, Kapoldasu Diminta Ambil Alih Kasusnya

  • Bagikan
DICKY Chandra Oktavia didampingi penasihat hukumnya Muhammad Adlin Ginting SH dan Husni Thamrin Tanjung SH menunjuk lokasi dirinya saat hendak ditabrak dan diseret oleh pengemudi mobil Mercy di Jl. Pattimura Medan, Minggu (21/11). Waspada /Andi Aria Tirtayasa
DICKY Chandra Oktavia didampingi penasihat hukumnya Muhammad Adlin Ginting SH dan Husni Thamrin Tanjung SH menunjuk lokasi dirinya saat hendak ditabrak dan diseret oleh pengemudi mobil Mercy di Jl. Pattimura Medan, Minggu (21/11). Waspada /Andi Aria Tirtayasa

MEDAN (Waspada): Husni Thamrin Tanjung SH selaku penasihat hukum dari Dicky Chandra Oktavia ,23, petugas satuan pengamanan (Satpam) Gedung Mega Prima, yang diseret oleh pengemudi mobil Mercy sejauh 10 meter di Jl. Pattimura Medan, meminta agar Kapoldasu mengambil alih penanganan kasus tersebut. Kuasa hukum menilai ada unsur percobaan pembunuhan dalam kasus yang sempat viral di media sosial tersebut.

“Kami meminta Kapoldasu agar kasus ini diambil oleh Poldasu karena penyidik Polrestabes Medan dinilai tidak jeli dalam menyikapi kasus tindak pidana ini,” ujar Muhammad Adlin Ginting SH didampingi Husni Thamrin Tanjung SH dari Biro Hukum Warga Perduli Sekitar (Wak Pesek) kepada wartawan, Minggu (21/11) di Medan.

Adlin Ginting menyebutkan, setelah ditabrak dan diseret oleh pengemudi mobil Mercy sejauh 10 meter, petugas Satpam tersebut diperiksa oleh penyidik Uni Lakalantas Polsek Medan Baru dan selanjutnya berkasnya dilimpahkan ke Polrestabes Medan.

“Seharusnya kasus ini bukan kecelakaan lalulintas karena klien kami sudah memberi aba-aba agar pengemudi mobil Mercy memperlambat lajunya karena ada mobil yang keluar dari gedung Mega Prima hendak menyeberang ke Jl. Pattimura. Pengemudi mobil memberhentikan mobilnya dan nyaris menabrak petugas Satpam tersebut,” jelas Adlin Ginting yang dibenarkan oleh Dicky Chandra Oktavia.

Setelah mobil berhenti, tambah Adlin Ginting, Satpam sempat kesal karena dirinya nyaris ditabrak oleh mobil tersebut dan memegang kap mobil sembari melihat ke arah supir.

“Detik berikutnya, pengemudi Mercy langsung tancap gas sehingga Dicky lompat ke atas kap mobil dan terseret sejauh 10 meter. Di tikungan jalan tersebut, Dicky melompat ke trotoar jalan hingga bagian tubuhnya menderita luka-luka,” sebut Adlin.

Dari peristiwa itu, tambah Adlin, sudah jelas terlihat ada upaya percobaan pembunuhan yang akan dilakukan oleh kliennya meski upaya tersebut belum terlihat sempurna sehingga pengemudi mobil Mercy tersebut pantas dikenakan Pasal 338 jo 53 yakni percobaan pembunuhan yang belum sempurna.

Sementara itu, Satpam Dicky Chandra Oktavia menambahkan, dirinya sempat dipukul oleh pengemudi mobil tersebut sehingga dirinya balik membalas pukulan tersebut ke arah perut supir.

Ironisnya, dalam rekaman kamera handphone yang terlihat hanya dirinya yang memukul pengemudi mobil tersebut sehingga dirinya menjadi terlapor dalam kasus penganiayaan yang dilaporkan oleh pengemudi mobil Mercy.

“Padahal, awalnya saya yang duluan dipukul oleh pengemudi mobil Mercy dan saya membalas pukulannya namun dalam rekaman kamera yang terlihat pas saya memukul perut pengemudi mobil. Padahal, kalau saya tidak dipukul duluan maka saya tidak akan membalas memukulnya. Diduga polisi hanya menerima potongan rekaman tersebut. Ironisnya saya yang jadi terlapor,” tutur Dicky.

Setelah kejadian tersebut, pada Sabtu (20/11) Dicky didatangi oleh sejumlah personil Reskrim di tempat kerjanya di Gedung Mega Prima. Kedatangan sejumlah petugas tersebut terkesan tidak simpatik dan ada yang mengeluarkan kata-kata kotor dengan dalih Dicky tidak kooperatif sehingga dirinya dibawa ke Polrestabes Medan.

Di Polrestabes Medan, Dicky disuruh membuat laporan pengaduan dengan pidana penganiayaan. “Saya membuat laporan pengaduan terkait penganiayaan tersebut dan diduga ada unsur percobaan pembunuhan terhadap diri saya,” tutur Dicky.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol M Firdaus menyebutkan pihaknya sudah mengambil alih kasus tersebut dari Polsek Medan Baru.

”Sebelumnya Polsek Medan Baru yang menangani, kini sudah diambilalih Polrestabes Medan,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Firdaus dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (20/11) malam.

Diterangkan Kasat, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan keduanya (satpam dan pengemudi mobil) masih dimintai keterangan sebagai saksi. ,”Bila dalam penyelidikan ditemukan tindak pidana maka kasusnya akan ditindaklanjuti,” katanya.

Kompol Firdas menjelaskan identitas pengendara mobil Mercy Putih bernomor polisi BK 88 ET, Jonathan Pandapotan Silitonga ,33, warga Jl Letjend Suprapto, Kecamatan Medan sedangkan Satpam nya, Dicky Chandra Oktavia ,23, warga Jl. Harapan Pasti, Gang Mukmin, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai.

Viral

Sebagaimana diketahui, M seorang petugas satuan keamanan (Satpam) ditabrak mobil Mercy putih BK 88 ET di Jl. Patimura Medan, dan menjadi viral di media sosial, Kamis (18/11) kemarin.

Dalam video yang viral tersebut, Dicky ditabrak hingga naik ke atas kap mobil. Sontak aksi korban menarik perhatian warganet.

Dilihat dari akun @medantalk, kejadian bermula ketika satpam Gedung Mega Prima tersebut mengatur arus lalu lintas di Jl. Patimura Medan, untuk mengeluarkan kendaraan dari gedung yang dijaganya.

Sambil mengarahkan tangan kanannya untuk menyetop mobil dari arah kanan, tangan kirinya mengarahkan agar mobil berwarna hitam melaju. Pada saat itu, mobil sedan warna putih yang dikendarai Jonathan menghentikan mobilnya dekat dengan satpam tersebut.

Terlihat di video itu, satpam tersebut tetap berdiri tegak di depan mobil Mercy BK 88 ET dan melihat ke arah pengemudi. Mobil yang dikemudikan Jonathan berjalan pelan dan menyentuh kakinya sehingga satpam tersebut memukul bak depan mobil tersebut.

Diduga emosi dengan perbuatan satpam, mobil yang dikendarai Jonathan tancap gas dan menabrak satpam tersebut hingga naik ke atas bak depan mobil, dan terbawa hingga berapa meter hingga satpam tersebut jatuh dan menderita luka-luka sedangkan pengemudi mobil langsung tancap gas dan dikejar warga. Pengemudi mobil juga nyaris diamuk warga.(m27)

  • Bagikan