Disdik Medan Diminta Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Daring

Disdik Medan Diminta Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Daring

  • Bagikan
WAKIL Ketua DPRD Kota Medan, H.Rajuddin Sagala. Dinas Pendidikan Kota Medan diminta lebih banyak berbenah meningkatkan kualitas sistem belajar mengajar secara daring. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Dinas Pendidikan Kota Medan diminta lebih banyak berbenah meningkatkan kualitas sistem belajar mengajar secara daring. Pasalnya saat ini, kualitas pendidikan daring di Kota Medan jauh menurun bila dibandingkan dengan sistem belajar tatap muka.

“Memang saat ini kita tidak mungkin belajar tatap muka di sekolah. Tapi yang harus diketahui, Dinas Pendidikan (Kota Medan) bertanggungjawab dalam meningkatkan atau setidaknya mempertahankan kuliatas pendidikan di Kota Medan. Untuk itu, Disdik Kota Medan harus banyak berbenah,” ujar
Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H.Rajuddin Sagala (foto), Jumat (30/7)!

Dikatakan politisi PKS ini, sepakat pembelajaran tatap muka memang belum bisa dilakukan di Kota Medan, mengingat penyebaran Covid-19 di Kota Medan masih sangat besar dan relatif meningkat dari waktu ke waktu.

Dilanjutkan Rajuddin, situasi pandemi Covid-19 ini tidak bisa dijadikan alasan mutlak menurunnya kualitas pendidikan di Kota Medan. Sebaliknya, Disdik Kota Medan harus menyiapkan berbagai cara, melakukan terobosan-terobosan serta berinovasi untuk dapat meningkatkan mutu pendidikan di Kota Medan selama masa pembelajaran secara daring.

“Harus ada terobosan-terobosan baru, harus ada pembekalan kepada para guru. Kalau kualitas pendidikan di Kota Medan meningkat di masa daring, kita yakin kekhawatiran orangtua akan kualitas pendidikan anaknya tidak akan terjadi lagi,” jelasnya.

Sebaliknya, lanjut Rajuddin, bila kualitas pendidikan tetap terjaga, orangtua justru akan mendukung penuh sistem belajar daring karena khawatir anaknya akan tertular virus bila dipaksakan untuk sekolah tatap muka.

“Kuncinya Disdik tidak boleh terus menerus menjadikan pandemi sebagai alasan menurunnya kualitas pendidikan. Sebaliknya di pulau jawa, kenapa pendidikan bisa tetap berkualitas meskipun di masa pandemi. Disdik memang harus mendukung langkah Wali Kota dalam penanganan Covid-19 dengan menggelar proses belajar secara daring. Akan tetapi, Disdik juga punya tanggungjawab dalam mempertahankan mutu pendidikan di masa pandemi ini,” paparnya. (h01)

  • Bagikan