Waspada
Waspada » Disdik Kota Medan Sembelih 5 Ekor Hewan Kurban
Medan

Disdik Kota Medan Sembelih 5 Ekor Hewan Kurban

KEPALA Dinas Pendidikan Kota Medan,Adlan MPd melaksanakan prosesi penyembelihan hewan kurban. Disdik Kota Medan sembelih 5 ekor hewan kurban. Waspada/Anum Saskia
KEPALA Dinas Pendidikan Kota Medan,Adlan MPd melaksanakan prosesi penyembelihan hewan kurban. Disdik Kota Medan sembelih 5 ekor hewan kurban. Waspada/Anum Saskia

MEDAN (Waspada):  Dinas Pendidikan/Disdik Kota Medan  sembelih 5 ekor hewan kurban (lembu) Sabtu (1/8).

Disdik Kota Medan sembelih 5 ekor hewan kurban yang langsung dilakukan Kepala Dinas  Adlan MPd.

Turut hadir para kepala sekolah SMPN di Medan, Kasi Kurikulum SMP Disdik Medan Supri Harahap, Kepala Bidang P2TK Disdik Kota Medan, Syahrial, Sekretaris Dinas Pendidikan, H Abdul Johan serta pengawas dan guru.

Dalam keteranganya, Kadisdik Kota Medan, Adlan MPd yang pernah menjabat Kabag Agama Pemko Medan, ia memang mempersiapkan diri untuk menyembelih langsung hewan kurban.

“Alhamdulillah semua penyembelihan berlangsung lancar hingga selesai,” katanya.

Menurutnya, penyembelihan hewan kurban bagi dunia pendidikan sangat penting, karena mengajarkan banyak hal termasuk pendidikan karakter.

Dimana, kurban diawali oleh Nabi Ibrahim AS yang diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih putranya Nabi Ismail.

Ini menggambarkan kepada umat Islam bahwa, anak yang merupakan harta kesayangan harus dikorbankan.

Karakter ayah pada Nabi Ibrahim sangat kuat keagamaan dan patuh pada Allah SWT, maka diapun rela menyembelih anaknya Nabi Ismail, yang akhirnya karena kerelaan dan keikhlasan Nabi Ibrahim itu, Ismail digantikan Allah dengan seekor qibas.

Karakter ayah yang tangguh ini perlu direalisasikan kepada peserta didik, agar kelak ikut melaksanakan kurban dari harta yang mereka miliki.

Kurban, kata dia, juga mengajarkan tingkat sosial yang tinggi di tengah masyarakat.

Pengamalan ajaran agama dengan melaksanakan kurban, mengakak umat Islam untuk berbagi.

Masa Covid-19 ini di mana dampaknya cukup besar dirasakan masyarakat, maka dengan berbagi ini diharapkan dapat membahagiakan mereka yang terimbas kesulitan karena terdampak Covid-19.

Protokol Kesehatan

Hal lain, kata Adlan, saya mengapresiasi para pekurban di lingkungan Dinas Pendidikan, termasuk pihak sekolah yang menyelenggarakan kurban di sekolah masing-masing dengan melaksanakan dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan.

“Kurban bagian dari pelaksanaan ibadah, syiar agama dan peningkatan ikhuwah antar sesama, perlu dilaksanakan setiap tahun.

Semasa saya sebagai pelaksana Kepala SMPN 1 Medan, kegiatan kurban juga digelar oleh guru dan siswa.

“Hal itu juga sebagai bukti realisasi pendidikan agama dan keagamaan di sekolah memberi dampak positif,” paparnya.(m22)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2