Dinsos Kota Medan Diminta Lakukan Pembinaan "Manusia Silver"

Dinsos Kota Medan Diminta Lakukan Pembinaan “Manusia Silver”

  • Bagikan
Komisi II DPRD Medan gelar rapat pembahasan anggaran P APBD Pemko Medan Tahun 2021 di ruang Komisi II gedung DPRD Medan, Senin (20/9) sore. Waspada/ist
Komisi II DPRD Medan gelar rapat pembahasan anggaran P APBD Pemko Medan Tahun 2021 di ruang Komisi II gedung DPRD Medan, Senin (20/9) sore. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan diharapkan dapat mampu melakukan pembinaan terhadap para gelandangan dan pengemis bahkan pedagang asongan sekalipun yang saat ini banyak mangkal di persimpangan Jalan lampu merah di inti Kota Medan. Tindakan mereka terkadang mengganggu pengguna jalan nanum harus dipahami semua itu karena hempitan ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Medan Sudari ST dorong Sudari saat pembahasan anggaran P APBD Pemko Medan Tahun 2021 di ruang Komisi II gedung DPRD Medan, Senin (20/9) sore. Rapat dipimpin Ketua Komisi Surianto bersama anggota dewan lainnya yang di hadiri Kepala Dinas Sosial Endar Sutan Lubis.

                                             

“Saat ini Pemko Medan memiliki forum pusat pengembangan ketrampilan Skill Development Center (SDC). Melalui program ini kita harapkan warga Medan yang mengadu nasibnya di lampu merah persimpangan jalan supaya mendapat pembinaan kehidupan lebih layak,” ujar Sudari.

Dikatakan Sudari melalui SK Nomor 563/25.k/vii/2021 tentang forum pusat pengembangan ketrampilan SDC Kota Medan periode 2021 – 2024. Kiranya melalui pembinaan ketrampilan SDC akan menjawab persoalan dan kebutuhan masyarakat terkait dengan pengadaan tenaga kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan skill (ketrampilan) masyarakat Kota Medan.

Disebutkannya,saat ini banyak warga seperti “manusia silver, manusia badut yang mangkal di persimpangan Jalan lampu merah. “Mereka kita bina melalui program SDC. Malu kita punya slogan Medan Berkah namun ada warga kita yang kesusahan mengemis dengan merubah penampilan hanya untuk mengundang perhatian,” tutur Sudari yang juga Ketua Fraksi PAN DPRD Medan itu.

Terjawab

Disampaikan Sudari, semua kendala selama ini, melalui keberadaan forum SDC maka persoalan akan dapat terjawab. Maka pelatihan, training dan sebagainya akan lebih terkoordinir dan dilaksanakan sesuai dengan apa yang dibutuhkan.

Kemudian, ia juga menyarankan melalui OPD terkait dijajaran Pemko Medan supaya segera menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahan, pelaku usaha atau lembaga industri yang membutuhkan, sehingga para lulusan dari pusat SDC dapat disalurkan ke perusahaan-perusahaan yang membutuhkan. Sehingga jumlah pengangguran di Medan dapat teratasi.

Menanggapi saran Sudari, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Endar Sutan Lubis mengatakan, hal tersebut akan menjadi perhatian pihaknya. Endar berharap tetap dukungan pihak Legislatif. (h01)

  • Bagikan