Dinkes Medan Klaim Kasus Covid-19 Terus Turun

Dinkes Medan Klaim Kasus Covid-19 Terus Turun

  • Bagikan
COVID-19. Ilustrasi
COVID-19. Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan mengklaim perkembangan kasus Covid-19 terus mengalami penurunan selama beberapa hari terakhir.

Dari data dinas tersebut, pada 13 September 2021 kasus aktif Covid-19 di Medan sebanyak 1.651 kasus. Sedangkan pada 14 September 2021, kasus aktif Covid-19 mengalami penurunan jumlah kasus sebanyak 79 kasus sehingga menjadi 1.572 kasus. Selanjutnya, pada 15 September 2021 kembali mengalami penurunan lagi sebanyak 70 kasus sehingga menjadi 1.502 kasus.

                                             

Plt Kepala Dinas Kesehatan dr Mardohar Tambunan mengatakan, data perkembangan kasus Covid-19 terus diperbaharui setiap harinya. Selain itu, juga terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat untuk melihat situasi terakhir hasil dari data-data yang ada di papan aplikasi baik itu yang dimiliki Pusat, Pemprovsu dan Pemko Medan sehingga tidak terjadi lagi ketimpangan data.

“Kita terus melakukan koordinasi baik dengan Provinsi maupun Pusat untuk melihat kategori kita yang tadinya level 4. Data yang dari 21 hari ke bawah itu sudah kita cleansing, dan alhamdulillah itu memang sudah ada yang sembuh,” kata Mardohar kepada wartawan akhir pekan lalu.

Menurut Mardohar, penurunan kasus aktif Covid-19 ini juga selaras dengan meningkatnya kesembuhan pasien Covid-19 di Medan. Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh pada 14 September 2021 sebanyak 238 pasien. Kemudian, pada 15 September jumlah pasien sembuh bertambah menjadi 183 pasien.

“Untuk data terkait pasien yang dirawat di rumah sakit hingga 15 September 2021, tercatat sebanyak 390 orang dan pasien yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 1.057 orang. Sedangkan pasien yang menjalani isolasi di lokasi isolasi terpusat (isoter) sebanyak 55 orang,” ujar Mardohar.

Mardohar mengaku, wali kota Medan sebelumnya telah menginstruksikan organisasi perangkat daerah terkait untuk terus melakukan perbaikan data perkembangan Covid-19 di Kota Medan. “Perbaikan data ini sangat diperlukan dalam menentukan level PPKM,” ucapnya.

Sementara, pantauan dilapangan, dengan menurunnya angka kasus Covid-19 ini menjadi angin segar masyarakat untuk melakukan aktifitas berlibur, mengunjungi tempat-tempat kuliner. Dan terlihat banyak masyarakat mulai kendor akan prokes. Mulai tidak menggunakan masker, tidak jaga jarak juga tidak ada larangan atau teguran lagi dilakukan oleh pelaku pelaku usaha terhadap pengunjungnya yang tidak prokes.

Pantauan disalah satu tempat makan di Jalan Denai, pada Minggu (19/9) para pengunjung tidak lagi berjarak. Satu meja bisa 4 sampai 6 orang. Padahal aturan pada status kota Medan yang masih level 4 ini para pelaku usaha, Warung makan, lapak jajanan dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha diizinkan buka dengan prokes ketat sampai pukul 20.00 dan waktu makan untuk setiap pengunjung 20 menit dan jumlah pengunjung tidak boleh berkerumun. (cbud)

  • Bagikan