Waspada
Waspada » Diberhentikan Sepihak, 3 Juru Masak Restoran Jepang Medan Lapor Ke Disnaker
Medan

Diberhentikan Sepihak, 3 Juru Masak Restoran Jepang Medan Lapor Ke Disnaker

TIGA pekerja, Iqbal, Anju dan Adit. Diberhentikan sepihak dan tidak dibayarkan gaji, 3 Juru masak restoran Jepang Shusi Mentai Medan Jalan DR Cipto No 2 Anggrung Kecamatan Medan Polonia, Medan melapor ke Dinas Ketenagakerjaan Medan pada Kamis (3/6). Waspada/Ist
TIGA pekerja, Iqbal, Anju dan Adit. Diberhentikan sepihak dan tidak dibayarkan gaji, 3 Juru masak restoran Jepang Shusi Mentai Medan Jalan DR Cipto No 2 Anggrung Kecamatan Medan Polonia, Medan melapor ke Dinas Ketenagakerjaan Medan pada Kamis (3/6). Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Diberhentikan sepihak dan tidak dibayarkan gaji, 3 Juru masak restoran Jepang  Shusi Mentai Medan Jalan DR.Cipto No 2 Anggrung Kecamatan Medan Polonia Medan melapor ke Dinas Ketenagakerjaan Medan pada Kamis (3/6).

Tiga pekerja itu, Iqbal, Anju dan Adit. Dalam laporannya mereka menyatakan terpaksa membuat laporan karena gaji ketiganya tidak dibayarkan sesuai hak mereka. Bahkan mereka diberhentikan sepihak dengan menghapus nama mereka dari schedule kerja.

“Kami satu tahun 4 bulan sudah bekerja disana, Alasan mereka tidak membayarkan gaji kami karena katanya tidak hadir padahal kami tidak datang karena ada yang sakit dan masih dikampung. Aditia sakit , Anju sakit, saya masih di kampung karena habis libur lebaran  belum bisa pulang ke Medan, yang tidak ada schedule kerja lagi itu Anju dan saya sedangkan Aditia masih ada schedule tapi gaji tidak dibayarkan,” ungkap nya.

Selain gaji ada sejumlah persoalan  lain yang disampaikan yaitu tidak diberikan hak-hak mereka sebagai pekerja. Mulai tidak diberikan jaminan kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan bahkan service tax tidak dikeluarkan dan jam kerja 12 jam  yang tidak sesuai dengan aturan yang ada.

Tidak Ada Jawaban

Sebelumnya, ketiganya sudah berusaha menanyakan ke leader mereka, namun tidak ada jawaban yang pasti dan berdalih ketiganya melanggar kontrak.

Mymoonah Sitanggang. SH. MH. Kepala Seksi Syarat Kerja sekaligus Mediator Hubungan Industrial Dinas Ketenagakerjaan kota Medan, Maimunah membenarkan telah menerima pengaduan ketiganya ke Dinas Ketenagakerjaan dan atas pengaduan tertulis itu pihaknya dalam waktu dekat akan memanggil pihak pekerja dan pihak restoran Shusi Mentai untuk dimintai keterangan apa alasan pemecatan tersebut.

“Jika ada hak-hak pekerja yang tidak dibayarkan harus segera dibayarkan, dalam 1 Minggu kita akan memanggil keduabelah pihak untuk proses mediasi pertama,” ucapnya kepada media.

Usai membuat laporan, ketiga berharap pihak perusahaan membayarkan hak mereka karena yang mereka tuntut hanya gaji dan pembayaran hak Mereka lainnnya yang belum dibayarkan.

“Kami berharap dibayarkanla gaji kami dan hak kami, cuma itu yang kami minta,” ucapnya. (cbud)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2