Dialog Ramadhan PMII Sumut: Rumuskan Strategi Percepatan Pemulihan Ekonomi

Dialog Ramadhan PMII Sumut: Rumuskan Strategi Percepatan Pemulihan Ekonomi

  • Bagikan
Ketua PKC PMII Sumut Azlansyah Hasibuan (kiri) memberikan piagam penghargaan kepada Wali Kota Medan. Waspada/ist
Ketua PKC PMII Sumut Azlansyah Hasibuan (kiri) memberikan piagam penghargaan kepada Wali Kota Medan. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumatera Utara (Sumut) melaksanakan Dialog Ramadhan bertema “Implementasi Strategi Percepatan Pemulihan Ekonomi Sumatera Utara” di Hotel Garuda Plaza Medan, Rabu (05/5).

Dialog Ramadhan ini menampilkan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution sebagai keynote speaker, Reskrimsus Polda Sumut AKBP Indra Ritonga dan Akademisi Ekonomi Ahmad Muhajir sebagai narasumber.

Kegiatan dialog yang berujung buka puasa bersama itu berjalan dengan khidmat dan memehuni protokol kesehatan secara ketat. Hadir perwakilan kader PMII kabupaten/kota se-Sumut, perwakilan BEM Kota Medan, Kelompok Cipayung Plus Sumut, lembaga badan otonom (Banom) NU, dan kader – kader aktif PMII Sumatera Utara.

Ketua PKC PMII Sumut Azlansyah Hasibuan dalam sambutannya mengatakan, dialog bertujuan untuk memberikan dukungan terhadap program pemerintah pusat yakni pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi Covid-19 yang sedang berjalan, khususnya di Provinsi Sumatera Utara.

“Dalam dialog ini kita ingin merincikan strategi pemulihan ekonomi di Sumatera Utara, terutama dengan memetakan strategi yang sedang berjalan saat ini apakah sudah memberi dampak yang luas dan menyentuh masyarakat,” terang Azlan.

Azlansyah mengharapkan, dialog Ramadhan dapat merumuskan pokok-pokok rekomendasi percepatan pemulihan ekonomi Sumatera Utara, terutama peranserta kader PMII dalam pengawasan penggunaan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Sumatera Utara.

Bergandengan Tangan

ementara itu, Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution mengharapkan mahasiswa tetap bergandengan tangan dengan masyarakat dalam pemulihan ekonomi.

“Seperti dalam hal pemulihan ekonomi di Kota Medan kita melakukan pemulihan ekonomi kepada para pelaku UMKM di Kawasan Kesawan yang pastinya dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Kita juga harus mendukung pemerintah pusat dan Pemerintah Sumatera Utara untuk semaksimal mungkin memanfaatkan Danau Toba sebagai Pariwisata Prioritas Nasional untuk mendukung pemulihan ekonomi di Sumatera Utara,” ujar Walikota Medan

Ahmad Muhajir, SE, MEI sebagai narasumber dari akademisi ekonomi Islam, mengajak kader PMII ikut serta dalam program PEN sebagai perwujudan dari tri Dharma perguruan tinggi.

Sedangkan mewakili Direktur Reskrimsus Polda Sumatera Utara, AKBP Indra Ritonga mengharapkan rekan mahasiswa terus melakukan pengawasan terhadap kebijakan PEN serta gerakan pembabatan habis tuntas Covid-19 dari Indonesia khususnya Sumatera Utara.

“Sebagai komitmen kami dalam pengawasan penanggulangan Covid-19, Polda Sumut telah menangkap oknum curang yang coba memanfaatkan pandemi Covid-19 demi tujuan memperkaya diri dengan melakukan pemalsuan alat test swab antigen di Bandara Kualanamu. Para pelakunya sudah ditangkap oleh pihak Polda Sumatera Utara,” kata AKBP Indra Ritonga.

Selanjutnya dialog diwarnai dengan tanya jawab, hingga buka puasa bersama dan ditutup dengan pemberian plakat penghargaan dari PMII kepada narasumber. ( m19)

  • Bagikan