Di Usia ke-74, Pemprovsu Diminta Fokus Tangani Infrastruktur Dan Narkoba

  • Bagikan
ANGGOTA DPRD Sumut Erni Aryanti Sitorus. Waspada/Partono Budy
ANGGOTA DPRD Sumut Erni Aryanti Sitorus. Waspada/Partono Budy

MEDAN (Waspada): Anggota DPRD Sumut Erni Aryanti Sitorus (foto) berharap, di usia ke-74 Pemprovsu tahun ini, Gubsu Edy Rahmayadi, Wagubsu Musa Rajekshah dan seluruh jajarannya untuk fokus menangani masalah infrastruktur dan penyalahgunaan narkoba.

“Selamat ulang tahun untuk Pemprovsu. Kita selalu doakan provinsi ini menjadi lebih baik lagi ke depan. Kita berharap semua persoalan dapat diselesaikan, namun kita minta infrastruktur dan narkoba lebih dikofuskan,” kata Erni kepada Waspada di Medan, Jumat (15/4).

Anggota dewan dari Fraksi Golkar itu merespon sidang paripurna DPRD Sumut HUT ke-74 Provinsi Sumut yang dihadiri Gubsu Edy Rahmayadi beserta jajaran kepala dinas, mewakili Kejatisu dan Kapoldasu.

Menurut Erni, dengan kondisi infrastruktur jalan yang baik, maka akan semakin memudahkan masyarakat beraktifitas, terutama bagi masyarakat petani.

“Jika infrastruktur jalan sudah baik, para petani semakin lancar mengangkut hasil pertanian mereka untuk dijual ke daerah lain. Begitu juga dengan aktifitas masyarakat, akan semakin lancar,” tandas anggota Komisi A ini.

Dia menjelaskan, masyarakat Sumut sudah sangat lama menginginkan jalan mantap. Dan kita doakan Gubsu Edy Rahmayadi bisa menyelesaikan krisis infrastruktur jalan ini.

Narkoba

Selain itu, lanjut Politisi Muda Partai Golkar ini, persoalan peredaran Narkoba juga harus bisa diselesaikan. Sebab, saat ini menurut data BNN tahun 2020, Sumut peringkat satu peredaran Narkoba tingkat nasional.

“Hal ini tentunya sangat mengkhawatirkan. Karena menyangkut masa depan generasi muda yang merupakan sasaran target utama dari pengedar maupun bandar,” ucapnya.

Perlu diketahui, sambung Erni, saat ini Pemprovsu dengan melibatkan semua elemen dan stakeholder tengah fokus membangun dan membina Desa Bersinar.

Termasuk DPRD Sumut, yang selalu mensosialisasikan peraturan daerah (Perda) Nomor 01 Tahun 2019 tentang Napza ke seluruh daerah pemilihan (Dapil) setiap anggota dewan.

“Kita harapkan langkah ini dan program Desa Bersinar bisa mencegah sekaligus mempersempit ruang gerak peredaran Narkoba yang dilakukan para bandar. Kalau semua elemen masyarakat bergerak, saya yakin para bandar semakin sulit mengedarkan barang haram itu,” pungkasnya. (cpb)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.