Waspada
Waspada » Desakan Abu Janda Ditangkap Meluas
Medan

Desakan Abu Janda Ditangkap Meluas

KETUA Persatuan Umat Islam(PUI) Sumut,Dr.Sakhira Zandi. Desakan Abu Janda ditangkap semakin meluas. Waspada/Ist
KETUA Persatuan Umat Islam(PUI) Sumut,Dr.Sakhira Zandi. Desakan Abu Janda ditangkap semakin meluas. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Desakan terhadap Permadi Arya alias Abu Janda untuk ditangkap pihak berwajib terkait cuitannya yang diduga mengandung ujaran rasial terhadap mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai dan unggahannya soal ‘Islam Arogan’ kian meluas.

Di Medan,  Ketua Persatuan Umat Islam (PUI) Sumut, Dr Sakhira Zandi (foto), Senin (1/2) menyebutkan, Islam sesuai namanya adalah agama damai dan selalu membawa kedamaian. Ajaran Islam sebagai agama rahmatan Lil alamin menjadi Rahmat untuk sekalian alam.

Banyak dalam Alquran ayat yang menyatakan Annas ( untuk sekalian manusia) yang menunjukkan ajaran Islam itu bersifat universal, yakni membawa pesan kedamaian dan kemanusiaan.

Hadist Rasulullah juga mengatakan “sebaik baik kalian Ummat Islam adalah yang banyak manfaatnya untuk kehidupan manusia”.

Agama Islam hadir di Bumi Allah ini bukan hanya bermanfaat bagi umat Islam saja, tapi juga harus bermanfaat untuk seluruh alam semesta.

Ibadah sholat dalam Islam mengajarkan bahwa ibadah ini dimulai dengan Takbir (mengagungkan Allah penguasa seluruh alam) dan diakhiri dengan salam ke kiri dan ke kanan (harus pembawa keselamatan dan keberkahan bagi orang di sekelilingnya).

Dalam ajaran Islam juga umatnya tidak boleh memerangi umat lain, sebelum umat itu memeranginya dan juga tidak boleh mengusir umat lain sebelum umat lain itu mengusir mereka.

“Jelas sekali konsep Islam tentang kemanusiaan dan keuniversalan ajarannya. Oleh karena itu bila ada umat manusia apa lagi mereka orang Islam menyatakan ajaran Islam Arogan dan Agama Teror, mereka pastinya belum faham dan mendalami ajaran Islam.

“Untuk itu kami dari PW PUI SU merasa tersinggung dan nenyanyangkan ucapan dan statement Saudara Abu Janda yang menyatakan Islam adalah Agama Arogan dan Agama Teror melalui tuitannya di Medsos, apa lagi dia seorang muslim.

Usut Kasus

PUI SU berharap kepada pihak berwajib khusus Kepolisian RI untuk dapat mengusut kasus ini setuntas tuntasnya dan sesegera mungkin memeriksa Abu Janda. Dan jika dia bersalah, sesegera mungkin dihukum sesuai Tata Hukum di negeri tercinta ini.

Kami yakin Kapolri baru dapat menyelesaikan kasus ini dengan sebaik baiknya sesuai dengan komitmen beliau di saat pelantikannya, kepada seluruh umat untuk bersabar dan menahan diri untuk tidak melakukan hal hal yang melanggar hukum, kita serahkan seluruh masalah penghinaan Abu Janda ini kepada penegak hukum.

Hal senada disampaikan Ketua KAHMI Kota Medan, Prof Hasim Purba agar Polri bertindak tegas dan objektif untuk menindak siapapun yang patut diduga melakukan perbuatan yang dapat diklasifikasi sebagai perbuatan pidana.

Proses hukum harus berjalan terhadap setiap orang dan tidak boleh ada diskriminasi atas perlakuan istimewa.

Termasuk terhadap oknum yang bernama Permadi Arya alias Abu Janda yang diduga melakukan indikasi perbuatan melawan hukum yang menyatakan Islam sebagai agama pendatang dari Arab dan Agama arogan melalui cuitan di akun twitter-nya.

“Pernyataan tersebut mengandung ujaran kebencian dan bisa masuk kategori penodaan agama dan itu bertentangan dengan hukum. Oleh karena itu seharusnya Polri segera memproses kasus tersebut apalagi sudah menjadi sorotan publik. Jadi tidak membiarkan kasus tersebut menjadi perdebatan di publik,” katanya.

Polri harus bertindak tegas  agar publik lebih percaya kembali terhadap proses penegakan hukum yang selama ini telah mengalami degradasi di mata publik.

Sebelumnya Direktur Lembaga Advokasi Umat Islam(LADUI) MUI Sumut, Dr Abdul Hakim Siagian menyebutkan, sudah berapa banyak dan sekian lama statemen yang bersangkutan tentang masalah seperti ini.

“Hemat saya telah memenuhi unsur pelanggaran hukum. Untuk memberi efek jera dan menunjukkan hukum itu tidak sekedar tajam kebawah tumpul keatas hukum itu berlaku sama. Kita tunggu gebrakan Kapolri baru,” paparnya.(m22)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2