Data Keluarga P2KB Dapat Dukung Visi Misi Walikota Medan

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Medan (DP2KB) Kota Medan sudah selesai melakukan Pendataan Keluarga (PK) tahun 2021 beberapa waktu lalu.

Sehingga perolehan data keluarga diharapkan bisa dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Medan dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mendukung kegiatan dan rencana pembangunan Kota Medan.

Hal ini disebutkan oleh Kepala DP2KB Kota Medan, dr Suryadi Panjaitan M kes Sp PD pada pembukaan kegiatan pencatatan dan pengumpulan data keluarga yang di gelar di Hotel Grand Kanaya Medan pada 22 sampai dengan 24 November lalu.

“Kita harapkan data keluarga yang sudah ada ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh OPD dan dapat menjadi dasar perencanaan di kota Medan dan dapat membuat program untuk mendukung dan mencapai visi-misi Walikota Medan,” kata Suryadi yang disampaikannya kepada wartawan pada Senin (29/11).

laporan Ketua Panitia, dra Yuslinar pada kegiatan itu memaparkan tentang hasil pendataan keluarga yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Pada pendataan keluarga itu ada 3 indikator, yaitu kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga.

Diantara 3 indikator itu banyak lagi poin-poin yang disampaikan. Dimana kegiatan itu hadir 17 OPD terkait. Ini gunanya agar Dinas terkait mengetahui data kependudukan terbaru sebab Pemko Medan juga butuh data terpilah.

Disana disebutkan Yuslinar dipaparkan juga berapa jumlah perempuan dan laki-laki kemudian indikator didalam pembangunan keluarga yang disana termasuk data berapa orang mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan juga data keluarga tidak tegur sapa.

Selain itu juga dipaparkan kategori masyarakat atau keluarga yang kurang mampu. Semua data tersebut dapat ditemukan pada hasil pendataan keluarga di DP2KB Kota Medan.

“Kalau di Disdukcapil, disana hanya ada pencatatan administrasi kependudukan sedangkan masalah keluarga tidak punya data. Jadi kita punya data sampai bagaimana bentuk rumahnya, apakah sering beribadah atau tidak. Begitu juga data penghasilan keluarga, berapa kali makan, ada tidak tabungan mereka itu datanya ada sama kita yang disampikan di desiminasi itu.

Sementara itu, DP2KB Kota Medan kembali melakukan pendataan keluarga (PK) tahun 2021 di Kota Medan. Dimana PK ini memang dilakukan 5 tahun sekali dengan cara langsung melakukan kunjungan dari rumah ke rumah, by name by adress dengan menggunakan aplikasi pada smartphone yang langsung terhubung ke link Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia (BKKBN RI).

Dalam hal pemanfaatan data PK21 sudah berkolaborasi antara BKKBN pusat dengan kementerian Pemberdayaan perempuan dan Anak. Selanjutnya hasil jumlah persentase Kepala Keluarga (KK) terdata kota Medan 461.963 KK (99,82%) dari target 462.467 dengan jumlah penduduk 1.633.484 jiwa.

PK 2021 ini dilaksanakan oleh kader pendata yang dimulai dari tingkat lingkungan mulai Mei sampai dengan Juni 2021 kemarin.

Setelah dilakukan pengumpulan data selanjutnya dilakukan pengolahan dan penyajian data. (cbud)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *