Waspada
Waspada » Curhat Soal Utang Di Instagram, Febi Malah Dijerat UU ITE
Medan

Curhat Soal Utang Di Instagram, Febi Malah Dijerat UU ITE

Terdakwa Febri Nur Amelia saat menjalani sidang di PN Medan, Selasa (7/1). Waspada/Ram Andriawan
Terdakwa Febri Nur Amelia saat menjalani sidang di PN Medan, Selasa (7/1). Waspada/Ram Andriawan

MEDAN (Waspada): Febi Nur Amelia, warga Komplek Menteng Indah, Blok IV C, No. 05 Medan, diadili lantaran curhat soal hutang di akun Instagramnya. Ia memposting kalimat di instastory yang isinya meminta kejelasan uang sebesar Rp 70 juta yang dipinjam korban Fitriani Manurung yang tak kunjung dikembalikan.

Namun, anehnya, Fitriani yang meminjam uang ke Febi, malah melaporkannya ke polisi lantaran, isi postingan instagramnya dianggap mencemarkan nama baik korban dan melanggar UU ITE. Hal tersebut terungkap dalam sidang perdana terdakwa Febi Nur Amelia yang berlangsung di Ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (7/1).

Jaksa penuntut umum (JPU) Randi Tambunan menyebutkan, terdakwa dengan sengaja atau tanpa hak mendistribusikan dan mentransmisikan atau membuat dapat diaksesnya Informasi elektronik atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan pencemaran nama baik.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar pasal 45 ayat (3) jo Pasal 27 ayat (3) UU RI No 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronika,” kata jaksa Randi di hadapan Hakim Ketua Sri Wahyuni .

Dijelaskan jaksa, kasus itu bermula pada Februari 2019, saat Fitriani Manurung berada di rumahnya, kemudian adiknya Haryati memberitahukan ke Fitri bahwa dia ada melihat postingan dari media sosial melalui akun Instagram atas nama feby25052.

“Yang membuat postingan melalui media sosial akun Instagram yaitu terdakwa Febi Nur Amelia yang mana isi postingan tersebut terdakwa Febi Nur Amelia telah melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik terhadap Fitriani Manurung dengan cara membuat postingan melalui akun Instagram atas nama feby25052 yang berisi foto dan kalimat,” jelas jaksa.

Febi menuliskan dalam postingan Instagram yang isinya, “SEKETIKA TERINGAT SAMA IBU KOMBES YG BELUM BAYAR HUTANG 70 JUTA TOLONG BGT DONK IBU DIBAYAR HUTANGNYA YG SUDAH BERTAHUN-TAHUN @FITRI_BAKHTIAR. Demikian isi sepenggal curhatan Febi di akun Instagram.

Febi memposting kalimat itu di Instagram, bermaksud untuk menagih hutangnya ke Fitriani Manurung sebesar Rp70 juta yang ternyata belum dibayar sejak 12 Desember 2016. Menurut Febi, uang itu dipergunakan untuk mempromosikan jabatan suami dari Fitriani Manurung.

“Sekira tahun 2017, terdakwa Febi Nur Amelia mencoba untuk menagih uang yang dipinjam Fitriani Manurung tetapi pada saat itu Fitriani Manurung memberikan beberapa alasan yang menyatakan bahwa Fitriani Manurung belum bisa membayar uang tersebut,” tutur jaksa.

Namun, tidak lama kemudian, Fitriani Manurung langsung memblokir akun Whatsapp milik terdakwa Febi Nur Amelia dengan maksud terdakwa Febi Nur Amelia tidak dapat menghubungi dan menagih uang tersebut kepada Fitriani Manurung

Di tahun 2019, terdakwa Febi Nur Amelia mencoba mengirimkan kembali pesan (Direct Massage) melalui akun Instragram secara pribadi akan tetapi Fitriani Manurung mengaku tidak mengenal terdakwa Febi Nur Amelia dan tidak merasa mempunyai hutang terhadap terdakwa Febi Nur Amelia dan pada saat itu juga akhirnya Fitriani Manurung memblokir akun Instagram milik Febi Nur Amelia.

Karena merasa tidak kunjung ditanggapi, Febi Nur Amelia merasa kecewa dan membuat postingan tersebut agar Fitriani Manurung melihat dan sadar untuk membayar hutangnya. (cra)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2